• March 4, 2026

Ide untuk menjaga keselamatan anak-anak di jalan

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

“Kami ingin membuat lebih banyak orang sadar akan perlunya keselamatan anak,” kata Direktur Eksekutif Safe Kids Filipina Jesus dela Fuente

MANILA, Filipina – Para pendukung keselamatan jalan raya, orang tua dan ratusan anak berkumpul pada hari Jumat, 6 Oktober untuk menyebarkan kesadaran mengenai masalah serius keselamatan jalan raya, menandai Pekan Jalan Kaki Internasional ke Sekolah.

Diselenggarakan oleh Safe Kids Philippines dan FedEx Philippines bekerja sama dengan sekolah-sekolah, acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang bahaya di jalan.

“Kami ingin membuat lebih banyak orang sadar akan perlunya keselamatan anak-anak. Sebelumnya, saya tidak menyadari bahwa setidaknya 500 anak meninggal setiap hari di dunia. Ketika saya menyadari bahwa dalam dua minggu lebih banyak orang daripada Haiyan yang akan meninggal. Saya sadar kita harus melakukan sesuatu,” kata Jesus dela Fuente, direktur eksekutif Safe Kids Filipina.

Di Filipina saja, lebih dari 500 anak meninggal setiap tahun dari tahun 2006 hingga 2014 akibat kecelakaan lalu lintas.

Cedera lalu lintas jalan juga merupakan salah satu penyebab utama kematian di antara mereka yang berusia 5 hingga 24 tahun, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Upaya untuk meningkatkan kesadaran tentang keselamatan anak telah menjadi kegiatan tahunan sejak tahun 2004 di 5 kota: Pasay, Paranaque, Angeles, Cebu dan Quezon City. Namun, ini merupakan tahun pertama acara tersebut tidak diselenggarakan oleh organisasi, melainkan oleh sekolah.

Menurut dela Fuente, ia memutuskan untuk mengadakan kompetisi di antara berbagai sekolah penerima manfaat Safe Kids untuk memberdayakan dan memotivasi mereka agar memunculkan ide-ide kreatif dalam mempromosikan keselamatan jalan raya di komunitas mereka. Ide terbaik akan memenangkan hadiah uang tunai sebesar P15.000.

Puncaknya dilaksanakan di SD Timoteo Paez yang diikuti sekitar 400 siswa kelas 4 hingga 6.

Pendukung keselamatan jalan raya dan pejabat barangay juga memberikan tips keselamatan kepada anak-anak. Hal ini mencakup rambu-rambu dasar di jalan, isyarat lalu lintas, penggunaan jalan yang bertanggung jawab, dan sudut pandang pengemudi.

Berikut adalah beberapa ide siswa selama acara highlight:

PEMASANGAN TANDA.  Selain meningkatkan kesadaran, sekolah bekerja sama dengan barangay setempat untuk memasang rambu-rambu untuk meningkatkan kondisi keselamatan jalan di daerah tersebut.  Foto oleh Heinz Reimann Orais

DESAIN MASONRY.  Seorang siswa melukis karya seni terkait keselamatan jalan raya di dinding luar sekolah untuk meningkatkan kesadaran bagi pengguna jalan yang melewati area tersebut.  Foto oleh Heinz Reimann Orais

SENI.  Salah satu kompetisinya adalah mengajak perwakilan anak-anak untuk mengikuti kegiatan mural yang bertujuan untuk mengingatkan para pesepeda dan pengendara sepeda akan penggunaan helm.  Foto oleh Kimiko Sy/Rappler

PARADE.  Seorang siswa sekolah dasar memegang tanda yang berisi daftar hal-hal yang harus dilakukan dan dihindari anak-anak agar tetap aman.  Foto oleh Heinz Reimann Orais

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, cedera lalu lintas jalan raya adalah penyebab utama kematian pada anak usia 10 hingga 19 tahun. Tanpa tindakan yang tepat untuk mengatasi masalah ini, penyakit ini diperkirakan akan menjadi penyebab kematian nomor 5 di seluruh dunia pada tahun 2030. – Rappler.com

Singapore Prize