• April 9, 2026
Jam malam untuk anak di bawah umur, karaoke larut malam

Jam malam untuk anak di bawah umur, karaoke larut malam

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Presiden terpilih mengatakan sesi karaoke adalah ‘polusi suara’ yang harus dihilangkan oleh pejabat setempat

DAVAO CITY, Filipina – Mengutip kebutuhan untuk memulihkan ketertiban dan keamanan publik, Presiden terpilih Rodrigo Duterte mengatakan dia akan memberlakukan jam malam pada anak di bawah umur dan mendorong unit pemerintah daerah untuk menghilangkan sesi karaoke yang bising.

“Jam malam wajib bagi anak di bawah umur,” kata Duterte saat konferensi pers, Senin, 16 Mei, di Davao City.

Karena anak di bawah umur tidak dapat ditangkap berdasarkan undang-undang, Duterte mengatakan polisi akan diperintahkan untuk menangkap orang tuanya atas tuduhan “menelantarkan anak di bawah umur, membahayakan nyawa anak di bawah umur,” katanya.

Polisi yang tidak dapat melakukan hal ini dapat diskors karena “melewatkan tugas”.

Duterte, sebagai walikota Davao City selama 7 periode, memperkenalkan peraturan serupa di kampung halamannya. Di Kota Davao, mereka yang berusia 18 tahun ke bawah tidak diperbolehkan berkeliaran di jalanan antara pukul 22.00 hingga 05.00 kecuali didampingi oleh orang tua atau wali mereka yang cukup umur.

Duterte menyatakan bahwa dia menerapkan peraturan tersebut untuk “melindungi anak-anak”.

Ia juga akan bersikap tegas terhadap penerapan larangan minuman keras di tempat umum.

“Dilarang minum minuman keras di semua tempat umum. Kalau tidak punya rumah, jangan minum, jangan jadikan tempat tetap,” ujarnya.

“Polisi harus menangkap semua orang yang minum di tempat umum, pecandu alkohol. Jangan menduduki jalan-jalan,” tambahnya.

Seperti rencana jam malam untuk anak di bawah umur, larangan minuman keras juga terinspirasi dari hukum setempat di Kota Davao. Awalnya, peraturan tersebut mendapat kritik keras dari para pengusaha pemilik tempat minum. Namun kini, larangan minuman keras telah menjadi bagian yang diterima dalam kehidupan Kota Davao.

Meski Duterte tidak terlalu tegas mengenai apa yang akan ia lakukan terkait sesi karaoke, ia mengatakan pejabat setempat sebaiknya memberantas praktik semacam itu.

Untuk menekankan maksudnya, presiden terpilih memberikan versinya sendiri dari “My Way”, sebuah lagu karaoke populer.

“Anda mengganggu lingkungan sekitar… Polusi suara dapat dikurangi kapan saja karena mengganggu. Kapten barangay atau walikota atau gubernur atau polisi dapat segera menghentikannya. Tidak perlu perintah pengadilan karena itu gangguan yang bisa dihentikan begitu saja,” ujarnya.

Kota Davao juga mulai menerapkan larangan karaoke hingga larut malam setelah Duterte menerima keluhan dari warga. – Rappler.com

Keluaran Hongkong