Kampanye damai Pilkada DKI 2017
keren989
- 0
Ketiga pasangan calon akan menandatangani prasasti kampanye perdamaian sebagai tanda kesiapan untuk bertarung di Pilkada DKI 2017
JAKARTA, Indonesia – Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta menggelar deklarasi kampanye damai untuk memulai masa kampanye Pilkada DKI tahun depan. Kampanye perdamaian dilaksanakan pada Sabtu 29 Oktober di Silang Monas, Jakarta Pusat.
Rencananya deklarasi tersebut akan dihadiri oleh partai politik pengusung masing-masing calon gubernur dan wakil gubernur, tim sukses, dan kurang lebih 300 anggota tim pendukung. Di akhir deklarasi perdamaian, ketiga pasangan calon akan menandatangani prasasti kampanye perdamaian yang menandakan kesiapan mereka mengikuti Pilkada DKI 2017.
Prasasti tersebut menandakan ketiga pasangan calon siap menang atau kalah, dan siap mewujudkan Jakarta yang damai, kata Ketua KPU DKI Sumarno di kantornya, Jumat, 21 Oktober.
Kampanye damai tersebut, kata Sumarno, juga merupakan komitmen tiga pasang cagub dan wakil gubernur, serta mendukung parpol untuk berkampanye sesuai aturan. Rappler Indonesia akan melapor langsung bagi Anda yang belum melihat pelaksanaan kampanye damai ini.
Berikut momen pernyataan kampanye damai Pilkada 2017:
10:33 WIB – Setiap pasangan calon beserta pendukungnya bersiap menaiki kendaraan pawai menuju Bundaran HI kemudian kembali ke Silang Monas.
Ini adalah kelompok suporter yang akan melakukan aksi unjuk rasa dari Monas menuju Bundaran HI dan kembali ke Monas. | @hhanniiyy https://t.co/sKhpdZeVsh pic.twitter.com/YUXmvSxssN
— Rappler Indonesia (@RapplerID) 29 Oktober 2016
10:22 WIB – Usai pembacaan janji kampanye damai, ketiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI membunyikan sirine tanda dimulainya pawai.
Sirene dinyalakan sebagai tanda dimulainya parade. | @hhanniiyy
BLOG LANGSUNG: https://t.co/sKhpdZeVsh pic.twitter.com/eA3rygDXob
— Rappler Indonesia (@RapplerID) 29 Oktober 2016
09:45 WIB – Ketiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI membacakan deklarasi perdamaian yang disaksikan pendukung dan masyarakat.
Kini saatnya membacakan pernyataan kampanye perdamaian ketiga paslon.
TONTON LANGSUNG: https://t.co/PFKJJVHz7m pic.twitter.com/IargkKy1s6
— Rappler Indonesia (@RapplerID) 29 Oktober 2016
09:20 WIB – Wakapolda Metro Jaya Brigjen Suntana meminta masyarakat mendukung kampanye damai yang akan berlangsung hingga Februari mendatang.
09:15 WIB – Pj Gubernur DKI, Sumarsono memastikan seluruh pejabat birokrasi di Provinsi DKI akan tetap netral.
“Di Pemprov dan jajaran di bawahnya, kalau ada birokrasi yang tidak netral akan dipecat,” kata Sumarsono.
09:00 WIB – Anggota Bawaslu, Nasrul, mewanti-wanti seluruh pasangan calon dan tim sukses agar tidak mengeluarkan uang. Ia berjanji, jika ada anggotanya yang menerima uang dari Timses atau bakal calon, maka mereka akan dipecat dalam waktu 1×24 jam.
Begitu pula dengan pasangan calon, jika ditemukan ada yang melakukan praktik uang, kami tidak segan-segan mendiskualifikasinya, kata Nasrul.
08:49 WIB – Anggota KPU Pusat Ferry Kurnia Rizkiyansyah mengatakan penyelenggara pemilu akan tetap independen dan independen. Ia juga mengingatkan, karena Pilkada DKI merupakan pilkada yang paling mendapat perhatian, maka hendaknya bisa menjadi contoh bagi provinsi lain.
08:45 WIB – Ketua KPU DKI Sumarno menyebut alasan digelarnya deklarasi kampanye damai karena pada pilkada kali ini terlihat perbedaan pasangan calon justru menjadi pemicu perpecahan.
Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno: “Kenapa kampanye damai perlu dideklarasikan? Karena kita ingin suasana damai” https://t.co/PFKJJVHz7m pic.twitter.com/mv70bGTslB
— Rappler Indonesia (@RapplerID) 29 Oktober 2016
Oleh karena itu, kita harus menyatakan tekad kita untuk mewujudkan kampanye damai, kata Sumarno.
Ia juga berharap Kota Jakarta tidak dirusak dengan materi promosi pemilu.
“Jangan karena Pilkada, kota kita menjadi kurang indah dan kotor. “Tidak menempel di pohon,” ujarnya lagi.
07:49 WIB – Beberapa calon gubernur seperti Agus Harimurti, Anies Baswedan, Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama, dan Djarot Syaiful tiba di lokasi. Agus mengatakan, deklarasi perdamaian tersebut menunjukkan komitmen ketiga pasangan calon untuk berkampanye sesuai aturan yang ditetapkan KPU.
Sementara itu, Anies kembali memperkenalkan sapaan yang menjadi ciri khas Wagub Sandigaga Uno, yakni sapa bersama.
Artinya kita ingin menunjukkan rasa hormat dan persahabatan, kata Anies saat ditemui di Silang Monas.
Ahok ingin berkampanye agar tidak ada pihak yang menghancurkan Jakarta hanya karena berebut kursi gubernur. Dia mengatakan, segala pencapaian yang dicapai Jakarta, khususnya di bidang perekonomian, sudah melebihi standar nasional.
“Pertumbuhan ekonomi Jakarta saat ini berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional, inflasi berada di bawah nasional. “Jakarta sudah bersih dan aman, kenapa harus dihancurkan karena kursi gubernur?” ujar Ahok.
Wakil Gubernur #1 @AgusYudhoyono didampingi istrinya, @AnnisaPohan. | @hhanniiyy
BLOG LANGSUNG: https://t.co/sKhpdZeVsh pic.twitter.com/iiDmmy0WJm
— Rappler Indonesia (@RapplerID) 29 Oktober 2016
Wakil Gubernur #3 @aniesbaswedan Hadir pula bersama 2 anaknya. @sandiuno masih dalam perjalanan menuju Monas. | @hhanniiyy https://t.co/sKhpdZeVsh pic.twitter.com/6kjc13paJq
— Rappler Indonesia (@RapplerID) 29 Oktober 2016
Kandidat Kandidat #2 @AhokDjarot juga hadir. Tinggallah sekarang @sandiuno yang masih belum terlihat. | @hhanniiyy
BLOG LANGSUNG: https://t.co/sKhpdZeVsh pic.twitter.com/cc5KpNlJAP
— Rappler Indonesia (@RapplerID) 29 Oktober 2016
07:35 WIB – KPU DKI masih melakukan persiapan akhir menjelang deklarasi kampanye perdamaian yang digelar di Silang Monas. Kendaraan pawai yang akan digunakan calon sudah ada di lokasi.
Rencananya acara akan dimulai sekitar pukul 08.00. Saat ini para artis masih berlatih di atas panggung @hhanniiyy https://t.co/sKhpdZeVsh pic.twitter.com/ZJBa9KxUtk
— Rappler Indonesia (@RapplerID) 29 Oktober 2016
– Rappler.com