• April 8, 2026
Kapolda Jabar mengaku menjadi pengawas GMBI

Kapolda Jabar mengaku menjadi pengawas GMBI

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Muncul petisi yang menyerukan pencopotan Kapolda Jabar

BANDUNG, Indonesia – Petisi yang meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian mencopot Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Anton Charliyan muncul di situs web perubahan.org. Petisi tersebut diposting oleh Rakyat Bermobil pada Jumat 13 Januari 2017 dan telah ditandatangani oleh 18.961 pendukung pada 17.23.

Petisi tersebut juga disertai video berdurasi 46 detik yang merekam aksi sejumlah orang berpakaian serba hitam yang diyakini merupakan Ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI). Anton dikenal sebagai kepala penasihat sehari-hari di organisasi non-pemerintah ini.

Saat dikonfirmasi wartawan, Anton membenarkan dirinya menjabat sebagai pembina GMBI dan sejumlah ormas lainnya. “Saya banyak melakukan pembinaan, tapi saya pembinaan agar mereka beradab. “Tidak hanya satu, banyak,” akunya, Jumat, 13 Januari 2017 di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung.

Soal petisi, Anton mengaku siap dicopot. Menurut Anton, jabatan sebagai Kepala Daerah Jabar yang baru dijabatnya pada bulan ini bukanlah jabatan yang dicarinya.

“Saya ingin menyarankan agar dia dicopot, itu tidak masalah. “Saya di sini bukan mencari jabatan, tapi saya di sini untuk membuat masyarakat Jabar aman,” ujarnya seraya menegaskan siapa pun yang membuat kekacauan akan ditindak tegas.

Sebelumnya, massa GMBI ikut berunjuk rasa saat Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, diperiksa di Markas Besar Kepolisian Daerah (Mapolda) Jawa Barat.

Bersama 6 ormas lainnya bernama Aliansi Masyarakat Sunda, mereka menuntut agar Rizieq dihukum karena diduga memfitnah nama Sukarno dan menghina Pancasila.

Kehadiran GMBI dalam proses interogasi Rizieq diduga FPI sebagai mobilisasi massa yang dilakukan polisi untuk menyaingi massa FPI. Bahkan, FPI mengancam akan meminta Kapolda Jabar dipecat jika terbukti menggalang massa GMBI.

Sekretariat GMBI dibakar dan dirusak di beberapa tempat

Sekretariat GMBI di Ciampea Bogor dibakar, diduga dilakukan massa FPI Ciampea. Peristiwa ini dipicu isu adanya anggota FPI atas nama Syarief yang menjadi korban penusukan dan pengrusakan mobil yang diduga dilakukan anggota GMBI usai pemeriksaan Rizieq. Akibat operasi pembakaran tersebut, Polres Bogor menangkap 20 orang yang diduga melakukan perusakan dan pembakaran.

Selain di Bogor, kerusakan pada Sekretariat GMBI juga terjadi di Kabupaten Ciamis. Sekelompok orang tak dikenal melemparkan batu dan kayu ke arah rumah tersebut sehingga kaca jendela pecah, papan nama sekretariat rusak, dan sepeda motor juga rusak.

Anton mengatakan, peristiwa vandalisme tersebut disebabkan oleh berita bohong atau fake news yang tersebar di media sosial. Dia menjelaskan, kabar penikaman seorang pelajar itu tidak benar. Kabar anggota GMBI terlibat bentrokan, tegas Anton, juga tidak benar.

“Sempat beredar kabar akan terjadi bentrokan GMBI, padahal tidak ada satu pun anggota GMBI yang melakukan kekerasan atau adu mulut,” kata Anton. Menurut Anton, keributan yang muncul bukan antara FPI dan GMBI melainkan ormas lain. Hal itu juga disebabkan oleh pemukulan dan penikaman terhadap ormas yang dilakukan FPI.

Memang ada sedikit keributan yaitu di restoran Ampera, tapi sebelumnya ada anggota ormas selain GMBI yang saat itu dipukuli dan ditebas oleh anggota FPI, kata Anton.

Anton mengimbau masyarakat tidak terprovokasi dengan berita bohong yang beredar di media sosial. Dia meminta masyarakat memeriksa dan memverifikasi kebenaran berita yang diterimanya.

Anton juga meminta masyarakat tidak main hakim sendiri. Ia menegaskan, akan menindak siapapun yang melakukan kekerasan dan kerusuhan. Sementara itu, Anton meminta anggota GMBI menahan diri.

“Siapapun yang ingin membuat keributan di sini, hadapi aku, siapapun itu. Dan saya meminta GMBI juga menahan diri. Serahkan masalah pada hukum, jangan ambil tindakan sendiri, kami yang tangani. Dan saya sangat menyayangkan tindakan destruktif yang dilakukan FPI. “Kalau FPI terus begini, nanti saya tindak tegas,” kata Anton. –Rappler.com

uni togel