• February 27, 2026

Kebakaran Gudang Kembang Api di Tangerang, 47 Orang Meninggal

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Korban meninggal karena luka bakar sehingga sulit diidentifikasi

JAKARTA, Indonesia (UPDATED) – Gudang kembang api yang terletak di kompleks Gudang 99 di Jalan Raya Salembaran, Cengklong, Kosambi, Kota Tangerang, Banten terbakar Kamis pagi ini.

Akibatnya, hingga pukul 18:15 WIB, 47 orang tewas dalam kejadian mengenaskan tersebut. “Sekarang jenazah akan dibawa ke RS Polri,” kata Direktur Reserse Kriminal Polda Metro Jaya Nico Afinta di lokasi ledakan, Kamis 26 Oktober 2017.

Selain korban jiwa, kebakaran gudang kembang api juga melukai sedikitnya 43 orang. Sejumlah korban yang mengalami luka antara lain M. Agis (21), Ason (24), Suwandi (20), Wildan (22) dan Fahmi (20).

Kelima korban luka bakar tersebut kini telah dibawa ke RS Mitra Husada. Sementara korban lainnya dilarikan ke RS Mitra Husada dan RSIA Bun. Argo mengatakan, pihaknya masih terus mengumpulkan data mengenai jumlah pasti korban tewas dan luka dalam kebakaran tersebut.

(FOTO: Gudang Kembang Api Meledak di Tangerang)

Api diduga merambat dari bagian depan gudang

Jaya Kombes, Direktur Kriminal Umum Polda Metro Nico Afinta mengatakan, api dilaporkan menjalar dari depan hingga belakang gudang. Hal ini terlihat dari posisi korban tewas yang berada di bagian belakang gudang.

Kemudian korban dalam posisi hampir bertumpuk di belakang, rupanya menghindari api sehingga menumpuk di sana, ujarnya di lokasi kejadian.

Sedangkan gudang yang terbakar adalah milik PT. Panca Buana Cahaya Kesuksesan. Perusahaan milik Indra Liyono (40 tahun) ini bergerak di bidang pembuatan kembang api kawat.Pemiliknya atas nama Indra Liyono, kata Argo Yuwono.

Gudang tersebut sudah lama tidak beroperasi. Api sendiri berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.00 WIB setelah diketahui bermula sekitar pukul 08.30 WIB. “Gudang itu sudah beroperasi hampir 2 bulan sebelumnya,” ujarnya.

Keluarga korban diminta ke RS Polri

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya Kombes Umar Shahab mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan identifikasi terhadap jenazah korban yang sudah dilarikan ke RS Polri Kramat Jati.

Menurut Umar, keluarga korban yang mencari keluarganya bisa ke ruang visum RS Polri dengan membawa data gigi. Sebab, puluhan korban tersebut belum teridentifikasi kecuali melalui data gigi, kata Umar.

Pemilik gudang diperiksa

Kapolres Metro Tangerang Kota Harry mengatakan, pihaknya tengah menyelidiki pemilik gudang Indra Liyono.

“Sekarang sedang diperiksa di Polsek Teluk Naga,” kata Kapolres Metro Tangerang Kota Harry Kurniawan, Jumat, 27 Oktober 2017.

Pemeriksaan Harry dilakukan untuk meminta keterangan Indra terkait izin perusahaan dan standar prosedur keselamatan pekerja.

Saat kebakaran terjadi, Indra mengaku sedang berada di Malaysia. Selain Polres Tangerang, Polda Metro Jaya juga akan memeriksa Indra Liyono.

—Rappler.com

link alternatif sbobet