• March 16, 2026
Kemudian warga Jakarta mendapat sarapan McDonald’s gratis dari Muhammad Ali

Kemudian warga Jakarta mendapat sarapan McDonald’s gratis dari Muhammad Ali

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Kisah perjalanan Muhammad Ali bersama sahabat baiknya, Yank Barry, ke Jakarta

Sebuah yayasan bernama Global Village Champions Foundation milik Yank Barry – teman dekat petinju Muhammad Ali – dulu mengunjungi Jakarta pada tahun 1979 sebagai salah satu tujuan misi kemanusiaannya.

Selama tinggal di Jakarta, Muhammad Ali merindukan cita rasa makanan khas Amerika. Akhirnya pagi harinya dia pergi ke restoran McDonald’s yang paling dekat dengan hotel.

Saat itu, Ali sedang menginap di Hotel Hilton dan restoran MacDonald’s yang dikunjunginya disebut-sebut berlokasi di Sarinah, Jalan MH Thamrin.

Meski berjarak kurang dari satu kilometer dari hotel, kehadirannya tentu menarik perhatian seluruh warga sekitar. Meski dia tidak bersama pengawal-dia, itu tidak menyurutkan niatnya untuk membeli McD.

Yank Barry, Ali dan seorang teman lainnya meninggalkan hotel pada pukul tujuh pagi dan diikuti oleh tiga orang, kemudian bertambah menjadi pukul tujuh, 15, dan tiba-tiba menjadi tidak terkendali.

Namun akhirnya Ali berhasil sampai di restoran tersebut untuk memesan Egg McMuffin dan kopi, lalu dia memandang Yank dan temannya dan bertanya, “Mau pesan apa?”

Keduanya menjawab, “Kami memesan hal yang sama!”

Sesaat kemudian, Ali bertanya lagi pada Yank, “Apakah kamu membawa banyak uang?” dan Yank menjawab, “Tentu saja.” Kemudian Ali berkata kepada lebih dari 100 orang yang berkumpul di sana: “Sarapan gratis untuk semuanya!”

Ternyata Yank tidak mempunyai cukup uang, sehingga ia harus mencari bank untuk menarik sisa 50 dolarnya. Sementara itu, seluruh masyarakat menikmati sarapan bersama The Greatest.

Masih ada lanjutan ceritanya. Sore harinya Ali ingin jalan-jalan tanpa pengawal. Yank, Muhammad dan seorang temannya sedang berjalan-jalan di sekitar hotel, namun Yank sedikit tertinggal di belakang.

Tiba-tiba Yank dihampiri oleh 4 atau 5 orang bertubuh besar yang berkata, “Mau kemana?”

Orang yang kemungkinan besar adalah perampok itu tidak melihat sosok Ali, lalu berkata kepada Yank: “Serahkan uangnya, serahkan arlojinya.”

Kemudian Yank membentak Ali, namun tidak dihiraukan, padahal Ali sudah melihat dengan jelas kejadian tersebut.

Yank menyerah dan hendak menyerahkan uang serta jam tangannya, ketika tiba-tiba salah satu perampok mendongak dan melihat Muhammad Ali yang hanya berkata, “Ini temanku.”

Akhirnya Yank bisa memegang dompetnya dan melihat ke belakang.

Yank dan Ali telah berteman baik selama bertahun-tahun dan telah memberikan lebih dari 550 juta makanan kepada orang-orang yang membutuhkan.—Rappler.com

BACA JUGA:

HK Hari Ini