• January 14, 2026

Ketua MUI memaafkan pernyataan Ahok dalam sidang tersebut

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

“Kalau masyarakat minta maaf tentu harus dimaafkan,” kata Maruf Amin.

JAKARTA, Indonesia – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma’ruf Amin mengaku telah memberikan pengampunan kepada Gubernur nonaktif Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama yang mengancam akan mengambil tindakan hukum terhadapnya atas dugaan penipuan. kesaksian di persidangan. Pernyataan itu disampaikan Ma’aruf usai didatangi sejumlah pejabat di lingkungan Istana, antara lain Menko Maritim Luhut Panjaitan, Kapolda Metro Jaya M. Iriawan, dan Panglima Jayadam Teddy Lhaksamana.

Lalu apa yang dibicarakan para pejabat dengan Ma’rif?

TIDAK ada sesuatu yang dibicarakan. Katakan saja situasi di ibu kota bagus. Alhamdulillah,” kata Ma’ruf kepada media yang ditemui di depan rumahnya di kawasan Jakarta Utara, Rabu malam, 1 Februari.

Ia menegaskan, kedatangan para pejabat tersebut di kediamannya tak lebih dari sekedar kunjungan silaturahmi. Hal itu sama sekali tidak ada kaitannya dengan kesaksian yang disampaikannya saat hadir di sidang Ahok ke-8 atau konferensi pers Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada Rabu sore.

“Ini TIDAK ada kaitannya dengan kesaksian di persidangan Ahok. “Saya didatangi karena saya sudah tua, makanya dia menjenguk saya,” kata pria yang juga Rais Am PBNU itu.

Pernyataan tim kuasa hukum Ahok yang ingin membawa Ma’ruf ke pengadilan dinilai sebagian besar pihak tidak bijaksana. Bahkan, hal ini bisa kembali menimbulkan kekacauan di ibu kota dan nasional.

Namun mantan Bupati Belitung Timur dan tim kuasa hukumnya membantah jika mereka berniat melaporkan Ma’ruf. Menurut mereka, ada pihak yang ingin menentang NU. Ahok secara khusus mengatakan, juru bicara pasangan calon lain dinilai bingung dengan situasi tersebut.

“Pagi ini saya melihat bahwa saya berjuang melawan diri saya sendiri lagi. Kemudian tim juru bicara pasangan lainnya menyebut telah menghina integritas PBNU. “Oh, yang jadi relawan buat saya itu orang-orang NU,” kata Ahok merujuk pada relawan NUsantara yang membantunya selama kampanye.

Ma’ruf mengatakan Ahok bukan pelapor atau saksi faktual sehingga tidak bisa melaporkan kembali. Kehadirannya di persidangan Selasa pekan lalu karena keinginan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk mengetahui proses lahirnya sikap dan pendapat ulama. (BACA: Ahok: Ada yang mengadu domba saya)

Setelah mendengar berbagai masukan, calon gubernur petahana itu akhirnya memutuskan meminta maaf kepada Ma’ruf atas kisruh sidang tersebut. Permintaan maaf disampaikan secara tertulis dan dalam bentuk video. (BACA: Dianggap Terpojok, Ahok Minta Maaf ke Ketua MUI)

“Saya mohon maaf kepada KH Ma’ruf Amin karena telah menyudutkannya,” demikian bunyi permintaan maaf Ahok dalam keterangan tertulisnya, Rabu 1 Februari.

Memaafkan

Ditanya jawabannya, Ma’ruf mengaku juga sudah memaafkan Ahok sehingga tak perlu ada persoalan lebih lanjut.

“Kalau masyarakat minta maaf tentu harus dimaafkan,” ujarnya menyoal permintaan maaf Ahok.

Ia juga memerintahkan seluruh umat Islam untuk menjaga situasi tetap tenang, tidak hancur, dan harmonis.

“Masyarakat harus tenang dan tidak mudah terprovokasi. Mari kita terus menjaga keadaan bangsa dan negara agar kondusif,” ujarnya. – Rappler.com

uni togel