Kisah cinta berbalut politik di kalangan anak muda
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
Penulis Alanda Kariza berharap ‘Sophismata’ dapat menambah pengetahuan kita tentang sistem politik Indonesia
JAKARTA, Indonesia – Penulis muda Alanda Kariza resmi meluncurkan novel terbarunya, Sophismata, pada Minggu, 9 Juli.
Peluncuran buku kali ini dilakukan melalui Instagram hidup di akun pribadinya @alandakariza karena sedang belajar studi masternya di University of Warwick, Inggris.
“Ini kedua kalinya saya menulis dan menerbitkan novel berbahasa Indonesia, setelah pertama kali melakukannya pada 12 tahun lalu,” kata Alanda.
“Menulis menyesatkan membuatku keluar dari zona nyaman dan berani menulis dengan tema yang berbeda dari sebelumnya yaitu politik. “Untuk proses penulisannya sendiri, saya sangat terbantu dengan hasil wawancara dengan sejumlah narasumber yang bekerja di bidang terkait, dan juga penelitian dengan membaca berbagai literatur,” ujarnya.
menyesatkan sendiri berkisah tentang Sigi, seorang remaja putri yang merupakan staf administrasi DPR RI. Meski sudah bekerja selama 3 tahun, ia tidak bisa menyukainya dan juga harus menghadapi berbagai intrik yang menurutnya konyol. Namun, semua itu berubah ketika ia bertemu kembali dengan Timur, pemuda yang pernah gairah dalam politik.
Ada kisah cinta yang dipadukan dengan nuansa politik dalam novel tersebut.
“Kalau ditanya alasan memilih tema politik, karena saya melihat terbatasnya jumlah generasi muda yang terjun langsung di bidang politik praktis, serta pengetahuan kita tentang sistem politik secara umum,” ujarnya.
Sebelumnya Alanda meluncurkan buku peraih mimpi (Gagas Media, 2012) dan Hancurkan (Es Batu, 2015). Selain itu, ia juga terlibat dalam penulisan beberapa antologi, dan aktif menulis sebagai kontributor di berbagai media di Indonesia.
Semasa karirnya, Alanda bukanlah seorang penulis biasa. Ia menjabat sebagai dewan penasihat organisasi sosial Sinergi Muda, yang dikenal sebagai Inisiatif Pemuda Indonesia.
Oleh menyesatkanAlanda berharap bisa menyampaikan sebuah makna tanpa merendahkan, apalagi dibalut dengan hal-hal yang dekat dengan semua orang, seperti cinta dan karier.
Novel ini diterbitkan di toko buku dan toko buku on line di seluruh Indonesia mulai Senin 10 Juli. Awal Agustus nanti, Alanda akan kembali ke Indonesia dan tampil selama beberapa hari penandatanganan buku novel terbarunya berlatar di Jakarta. —Rappler.com