• March 15, 2026

Kunjungan kenegaraan pertama Presiden Jokowi ke Australia

JAKARTA, Indonesia (UPDATED) – Ditemani gerimis, Presiden Joko “Jokowi” Widodo turun dari pesawat kepresidenan yang mendarat di Bandara Kingsford-Smith Sydney sekitar pukul 06.57 waktu setempat, Sabtu pagi. Ini merupakan kunjungan pertama eks Gubernur DKI itu ke Negeri Kanguru.

Terakhir kali Jokowi menginjakkan kaki di Australia adalah pada tahun 2014 untuk menghadiri KTT G20 di Brisbane. Sedangkan kunjungan kali ini merupakan kunjungan balasan setelah kunjungan Perdana Menteri Malcolm Turnbull ke Jakarta pada tahun 2015.

Turnbull seolah menjadi oase setelah hubungan kedua negara tegang di bawah kepemimpinan mantan perdana menteri Tony Abbott. Dalam kunjungannya ke Jakarta, Jokowi mengajaknya berkunjung ke Pasar Tanah Abang. Saat itu, masyarakat Jakarta menyambut baik kedua pemimpin negara tersebut dengan sangat antusias.

Jokowi berencana berangkat ke Australia pada awal November 2016, namun ditunda karena situasi keamanan yang kurang mendukung di negara tersebut. (BACA: Jokowi Tunda Kunjungan Kenegaraan ke Australia)

Sementara itu, Jokowi kini akan menghabiskan dua hari di Sydney dan melakukan berbagai aktivitas, termasuk berkomunikasi langsung dengan WNI yang tinggal di sana. Salah satu fokus kegiatan mantan Gubernur DKI itu di Australia adalah mendorong terwujudnya Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (IACEPA).

Berikut sederet kegiatan Jokowi selama berada di Australia:

Minggu, 26 Februari

Nunggu Ribuan WNI di Sydney, Jokowi: Ini Dia menyukai ingin menonton konser

Sebanyak 2.500 WNI memenuhi arena International Convention Centre (ICC), Sydney, Australia. Mereka ingin bisa bertemu langsung dengan Presiden Joko “Jokowi” Widodo.

Hal ini melegakan karena rencana pertemuan tatap muka pada November 2016 ditunda karena ada urusan dalam negeri yang mengharuskan Jokowi berada di Jakarta. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini tak menyangka kawasan ICC langsung dipenuhi warga Indonesia yang antusias menemuinya.

Saya hanya ingin menonton konser, kata Jokowi yang disambut ribuan warga Indonesia.

Sebelum menyampaikan pidatonya, Jokowi kembali mengadakan kuis berhadiah. Orang beruntung pertama adalah Mika dari Yogyakarta yang berhasil menjawab tujuh suku yang ada di Indonesia. Sedangkan juara kedua adalah Widyawati Raharjo dari Semarang yang berhasil menjawab tujuh provinsi di Indonesia.

Hadiahnya saya kirim dari Jakarta, sepeda, kata Jokowi yang kembali disambut gelak tawa penonton.

Sementara itu, dalam pidatonya, Jokowi mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bersiap melewati masa-masa sulit di tengah mewujudkan impian berbagai proyek infrastruktur. Saat ini, setidaknya ada tujuh proyek besar yang sedang direalisasikan Jokowi hingga akhir masa kepemimpinannya.

TIDAK tidak ada pada awalnya yang menyakitkan dan pahit. Jangan manja dan sedikit mengeluh, karena pada akhirnya kita akan mencapai sesuatu, kata Jokowi. Baca lebih lanjut di sini.

Jokowi menyapa WNI di Australia

Presiden Joko “Jokowi” Widodo akhirnya bisa berpamitan dengan ribuan WNI di Australia. Bertempat di International Convention Centre (ICC) Sydney, mereka berkumpul sejak pagi hari untuk bertemu dan menyampaikan keprihatinan mereka langsung kepada para pemimpin negara tersebut.

Kerja sama militer Indonesia-Australia telah pulih sepenuhnya

Salah satu pencapaian penting dari kunjungan Presiden Joko “Jokowi” Widodo adalah pulihnya kembali kerja sama militer kedua negara. Sebelumnya, kerja sama pengajaran bahasa Indonesia kepada personel militer Australia terhenti sementara setelah ditemukan bahan ajar yang memalukan di barak militer di Perth, Australia.

Selain itu, instruktur Kopassus juga menemukannya bahannya dilaminasi dan dianggap sebagai sila dasar negara Indonesia yaitu Pancasila yang dideformasi menjadi “Pancagila”.

Namun, Perdana Menteri Malcolm Turnbull mempunyai siaran pers Rumah Kirribilli, Sydney, memastikan hubungan kedua negara terjalin dengan baik, terutama pasca kunjungan Jokowi ke Negeri Kanguru. Baca lebih lanjut di sini.

Fokus mengajar bahasa Indonesia

Sementara itu, Presiden Jokowi ingin pengajaran bahasa Indonesia kembali ditingkatkan di negeri kanguru. Karena itulah ia mendukung dibukanya pusat bahasa di seluruh negara bagian di Australia.

“Indonesia sudah memiliki pusat bahasa di Perth, Melbourne dan Canberra. Dan akan dibuka beberapa pusat di beberapa kota lainnya, kata Jokowi.

Hal ini tidak mengherankan, sebab keberadaan bahasa Indonesia yang dulu banyak dipelajari oleh warga Australia, kini mulai menyaingi kehadiran bahasa Mandarin.

Menandatangani dua nota kesepahaman

Agenda kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan dua nota kesepahaman (MoU) di rumah dinas Gubernur Jenderal Australia sekitar pukul 09.00 waktu setempat. Presiden Joko “Jokowi” Widodo disambut oleh Gubernur Jenderal Australia, Sir Peter Cosgrove dan Lady Cosgrove.

Nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani adalah di bidang sektor kreatif dan kerja sama maritim.

“Saya senang menyambut presiden di Australia. “Kami menjalani pagi yang menyenangkan saat berjalan-jalan pagi bersama, bertemu orang-orang Australia, termasuk seorang ayah yang memiliki bayi,” kata Turnbull kepada media.

Pemimpin Partai Liberal itu berharap kedua negara bisa menjalin hubungan erat, terutama dalam beberapa tahun terakhir. Sama seperti Jokowi, Turnbull juga berharap kemitraan komprehensif di sektor ekonomi (IACEPA) bisa segera terwujud.

“Kita bisa melihat banyak kemajuan, seperti IACEPA. Hal ini dapat meningkatkan investasi. Saya juga telah melihat banyak kemajuan hubungan selama beberapa tahun terakhir. “Kami juga tentunya menghormati solidaritas dan kedaulatan NKRI,” kata Turnbull.

Jokowi juga sepakat kedua negara tidak boleh mencampuri urusan negara lain. Hal ini terkait dengan kejadian di Australia yang kerap mengharuskan Papua dipisahkan dari NKRI.

Diplomasi jalan pagi Malcolm Turnbull-Jokowi

JALAN PAGI.  Perdana Menteri Malcolm Turnbull mengundang Presiden Joko

Memasuki hari terakhir kunjungan Presiden Joko “Jokowi” Widodo, Perdana Menteri Malcolm Turnbull tidak menyia-nyiakan kesempatan. Ia mengajak eks Gubernur DKI Jakarta itu jalan-jalan dan berkeliling Royal Botanic Garden, Sydney sekitar pukul 07.30 waktu setempat.

Lokasi Botanic Garden sangat bagus karena Anda bisa melihat langsung Darling Harbour dan Opera House. Dengan pengamanan yang kurang ketat, pelatihan warga Australia juga disambut baik oleh Jokowi dan Turnbull.

Bahkan, ada seorang ayah yang sedang menggendong putrinya bernama Isabelle dan ingin menyapa langsung Jokowi.

“Isabelle ingin bertemu dengan Tuan Presiden,” kata sang ayah.

Video jalan pagi Jokowi selengkapnya bisa Anda saksikan Di Sini.

SALAM KEPADA WARGA.  Presiden Joko

Sabtu, 25 Februari

Selfie bareng Jokowi-Turnbull di sela-sela makan malam

Bukan rahasia lagi kalau Presiden Joko “Jokowi” Widodo merasa lebih dekat dengan Perdana Menteri Malcolm Turnbull dibandingkan Tony Abbott yang kerap melontarkan pernyataan pedas terhadap Indonesia. Situasi hubungan kedua negara kembali memburuk ketika Indonesia terus mendesak agar dua warga negara Australia, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran dieksekusi.

Namun dengan Turnbull, Jokowi merasa memiliki kemiripan dan chemistry. Hal itu terbukti saat Turnbull berkunjung ke Indonesia pada tahun 2015. Mantan Gubernur DKI itu mengajak pimpinan Partai Liberal itu mengunjungi Pasar Tanah Abang.

Kini, saat Jokowi berada di Sydney, Turnbull mengundang mantan Wali Kota Solo itu makan malam di kediaman pribadinya. Tak lupa kedua pemimpin mengabadikan momen tersebut dengan berfoto selfie.

Jokowi bertemu gubernur baru New South Wales

Temui GUBERNUR.  Presiden Joko

Usai melakukan pertemuan dengan para pengusaha, Presiden Joko “Jokowi” Widodo menerima kunjungan kehormatan dari Gubernur New South Wales Gladys Berejiklian di Hotel Shangri-La. Negara bagian New South Wales merupakan wilayah yang penting bagi Indonesia karena banyak terdapat warga Indonesia di sini, baik yang bekerja maupun bersekolah.

“WNI di sini berjumlah 41.435 orang dari 68.000 WNI yang tersebar di Australia. Sedangkan untuk pelajar, ada sekitar 20.000 WNI atau setengahnya tinggal di sini, kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Kedua pemimpin juga membahas masalah perdagangan bilateral kedua negara. Tidak dijelaskan secara spesifik di bidang mana kerja sama komersial keduanya dilakukan.

Jokowi meyakinkan para pebisnis Australia bahwa iklim investasi di Indonesia positif

CALON INVESTOR.  Presiden Joko

Presiden Joko “Jokowi” Widodo langsung menggelar pertemuan dengan pengusaha Australia di Hotel Shangri-La tempat ia menginap. Dalam pertemuan yang dihadiri beberapa menteri itu, mantan Gubernur DKI itu berusaha meyakinkan para pebisnis Negeri Kanguru bahwa Indonesia adalah tempat yang menjanjikan untuk berinvestasi.

Mengutip data lembaga pemeringkat Fitch dan lembaga konsultan hubungan masyarakat global, Jokowi menunjukkan bahwa apa yang disampaikannya bukan sekadar imajinasi.

“Beberapa waktu lalu, lembaga pemeringkat Moody’s menaikkan status prospek Indonesia dari stabil menjadi positif. Jadi, kita menikmati sentimen positif iklim investasi di Indonesia, kata Jokowi kepada para pengusaha.

Terkait tingkat kepercayaan masyarakat, Edelman menaikkan peringkat Indonesia sebanyak 13 peringkat ke posisi 71 (skala 100). Bank Dunia juga merilis kenaikan peringkat Indonesia sebanyak 15 tingkat dalam hal kemudahan berusaha.

Namun, Jokowi memahami pemerintah saat ini sedang menghadapi tantangan dalam negeri. Apalagi jika menyangkut kondisi politik.

“Pemilihan Gubernur DKI Jakarta memang menarik banyak perhatian. Namun situasi politik dalam negeri akan kembali tenang setelah pemilu putaran kedua berakhir pada April mendatang, ujarnya.

Regulasi perlu diperbaiki

Sementara itu, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong tak menampik minat investor asal Australia ke Indonesia cukup tinggi. Namun mereka berharap adanya perbaikan regulasi untuk memberikan kepastian.

“Investor memerlukan stabilitas regulasi, jangan sampai kita mengubah regulasi tanpa pemberitahuan terlebih dahulu,” kata Thomas kepada media, Sabtu 25 Februari.

Dijelaskannya, Indonesia menargetkan investasi senilai Rp39 triliun dari Negeri Kanguru dalam periode 3-5 tahun ke depan.

Berbagai sektor yang menjadi fokus kedua negara antara lain pertambangan emas dan wisata bahari.

“Jika target tersebut bisa terealisasi maka akan terjadi peningkatan yang luar biasa dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Thomas.

SELAMAT DATANG.  Presiden Joko

KEDATANGAN DI SYDNEY.  Presiden Joko

– Rappler.com


lagu togel