• April 5, 2025
Lagu ‘Pen-Nanas-Apple-Pen’ memecahkan rekor dunia

Lagu ‘Pen-Nanas-Apple-Pen’ memecahkan rekor dunia

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Lagu Pen-Pineapple-Apple-Pen menjadi lagu dengan durasi terpendek kedua yang masuk dalam chart US Billboard Hot 100.

JAKARTA, Indonesia – Penyanyi asal Jepang, Piko-Taro berhasil memecahkan Guinness World Record dengan lagunya yang bertajuk Pen-Pineapple-Apple-Pen (PPAP) masuk ke tangga lagu Billboard Hot 100 AS. Berdasarkan chart pada Sabtu, 29 Oktober, lagu berdurasi 45 detik itu berada di posisi 77.

Penyanyi berusia 53 tahun itu menerima Guinness Award pada konferensi pers di Tokyo. Lagu PPAP mengalahkan rekor yang sebelumnya dibuat oleh grup asal Amerika, The Womenfolk, untuk lagu Little Boxes yang berdurasi 62 detik.

Piko-Taro menjadi penyanyi Jepang pertama yang lagunya berhasil menembus tangga lagu Billboard sejak tahun 1990. Pada konferensi pers tersebut, Piko-Taro juga mengumumkan bahwa ia telah menandatangani kontrak kolaborasi dengan berbagai perusahaan rekaman seperti Sony, CNR Music dan Times Records untuk mendistribusikan lagu tersebut ke seluruh dunia.

Lagu PPAP sangat sederhana dan mengandung imajinasi menyatukan apel, nanas, dan pulpen. Namun ketiga objek tersebut dinyanyikan dengan cara yang berbeda.

Video PPAP tersebut diunggah di media sosial pada Agustus lalu. Video tersebut kemudian menjadi viral dan telah dilihat hampir 200 juta orang di YouTube.

Padahal, anggaran yang dibutuhkan untuk membuat video tersebut hanya sekitar 100 ribu Yen atau setara Rp13 jutaan. Piko Taro kemudian memproduksi beberapa video parodi lagu PPAP tersebut, bahkan mengisyaratkan gerak dance dalam lagu tersebut.

Lagu PPAP pun kabarnya menarik perhatian penyanyi pop asal Kanada, Justin Bieber. Ia mengatakan PPAP adalah video favoritnya di internet dan mengunggah link video klip tersebut di Twitter. Sejak diunggah, video tersebut telah di-retweet sebanyak 66.300 kali dan mendapat 122 ribu suka.

Saat ditanya apakah hidupnya berubah sejak lagu tersebut viral di seluruh dunia, Piko-Taro mengaku hidupnya tetap sama. Menurut Piko, dirinya tidak seperti orang Jepang pada umumnya. (BACA: Fakta Piko-Taro ‘PPAP’)

“Tidak ada orang Jepang seperti saya dan saya pikir itu sebabnya semua orang menertawakan saya,” kata Piko-Taro seperti dikutip harian tersebut. Waktu Selat.

Ia mengaku akan terus memproduksi lagu. Salah satu lagu yang baru dirilis berjudul Neo Sunglasses berdurasi 56 detik.

Saat ditanya apakah akan menggelar konser dunia, Piko-Taro mengaku belum yakin.

“Apakah menurut Anda ada orang yang mau datang (ke konser saya)? Lagu saya hanya berdurasi satu menit. Jika saya menyanyikan 20 lagu, maka konsernya hanya berlangsung 20 menit. Atau saya bisa menghabiskan sisa konser dengan berbicara atau melakukan apa pun,” ujarnya yang disambut gelak tawa para media yang meliputnya. – Rappler.com

Result HK