Lee Chong Wei meraih gelar keenamnya di Indonesia Open 2016
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
Prestasi tersebut menyamai rekor yang diraih mantan pebulutangkis Indonesia Taufik Hidayat dan Ardy D Wiranata.
JAKARTA, Indonesia — Pemain top Malaysia Lee Chong Wei meraih gelar keenamnya di Indonesia Open 2016 setelah mengalahkan pemain Denmark Jan O Jorgensen di tunggal putra 17-21 21-19 21-17 pada Minggu 5 Juni. .
Prestasi tersebut menyamai rekor yang diraih mantan pebulutangkis Indonesia Taufik Hidayat dan Ardy D Wiranata.
“Saya sangat senang bisa menjuarai Indonesia Open untuk keenam kalinya,” kata Chong Wei usai bertanding di Istora Senayan, Jakarta.
Keberhasilan pemain peringkat dua dunia itu pun memperpanjang rekor kemenangannya atas Jorgensen. Sepanjang 17 pertemuannya, Chong Wei hanya kalah satu kali dari Jorgensen.
Namun, Chong Wei mendapat perlawanan sengit dari Jorgensen hari ini.
Chong Wei tidak bisa menyelamatkan permainan Pertama. Jorgensen langsung bermain ofensif. Jorgensen selalu berhasil mengembalikan bola tipis di depan gawang Chong Wei dengan baik, bahkan ia membalasnya dengan sepakan tajam.
Di sisi lain, Chong Wei kesulitan mengatasi tembakan Jorgensen. Chong Wei tertinggal 17-21.
Permainan Chong Wei meraih kemenangan kedua dengan skor bagus. Kejar-kejaran angka terjadi pada laga alot tersebut. Jorgensen cukup keras kepala mengembalikan umpan-umpan sulit dari Chong Wei. Jorgensen menyamakan skor dari 16-17 menjadi 19-17.
“Hari ini Jorgensen bermain sangat baik. Saya mencoba untuk tetap fokus dan tenang. Pada awalnya permainan Saya tidak bermain bagus. Ketika dia kembali 19-17 saya siap kalah. Tapi saya tetap mencoba setiap poin,” kata peraih medali perak Olimpiade dua kali itu.
Permainan Yang ketiga juga sengit. Jorgensen terus menekan pertahanan Chong Wei. Chong Wei berbalik menyerang dan memimpin 17-14. Setelah itu, performa Jorgensen tampak menurun.
Pada titik kritis 20-14, Chong Wei dua kali melakukan kesalahan sendiri. Namun, dia dengan cepat berhasil mengatasi situasi tersebut. Tendangan Jorgensen terlalu jauh untuk memberi kemenangan bagi Chong Wei.
“Saya hampir memenangkan pertandingan ini ketika saya memimpin 19-17 permainan Kedua. Namun rupanya saya melewatkan kesempatan itu. “Saya sangat kecewa, saya seharusnya menang,” kata Jorgensen.
“Ini masalah mental permainan, dia lebih unggul. Ini adalah permainan tingkat tinggi. “Saya tidak membuat keputusan yang tepat,” kata Jorgensen.
Chong Wei berhak mendapatkan hadiah sebesar 67.500 dolar AS dengan menjuarai Indonesia Open 2016. Sedangkan Jorgensen berhak mendapatkan hadiah sebesar US$34.200 dengan memenangkan posisi tersebut penerus. —Antara/Rappler.com