• March 1, 2026

Mampukah Jose Mourinho mengembalikan impian Manchester United?

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Setidaknya kehadiran Mou akan memberikan harapan baru bagi pendukung Setan Merah

JAKARTA, Indonesia—Pelatih asal Portugal Jose Mourinho diperkirakan akan menjadi pengganti Louis van Gaal sebagai manajer Manchester United yang resmi dipecat pada Senin (23 Mei).

Meski kabar tersebut santer terdengar, namun hingga ada konfirmasi resmi dari pihak klub, belum bisa dipastikan Mou akan mengisi kursi panas yang ditinggalkan Sir Alex Ferguson tiga tahun lalu.

Ada pro dan kontra terkait kehadiran Mourinho di Old Trafford, baik dari mantan pemain maupun fans. Salah satu yang mendukungnya adalah kiper legendaris MU Peter Schmeichel.

“Yang teratas dalam daftar Mourinho selalu Manchester United, sekarang dia mendapat kesempatan itu. “Sekarang mereka punya pelatih terbaik di dunia yang bisa menyelamatkan MU,” kata Schmeichel kepada BBC seperti dilansir AFP.

Memang tidak ada yang bisa menjamin kehadirannya yang khusus akan mengembalikan Manchester United ke kejayaannya, namun tidak ada salahnya mencoba. Apalagi Mourinho memang merupakan salah satu pelatih tersukses di dunia saat ini.

Meski sempat dipecat Chelsea pada akhir tahun 2015 lalu karena membawa Chelsea mendekati zona degradasi, namun prestasi Mou tak bisa dipungkiri.

Mou memulai karir profesionalnya sebagai pelatih tim utama pada tahun 2000 di Benfica, yang dilanjutkan di klub Portugal lainnya União de Leiria. Kecemerlangannya pertama kali terlihat saat menjadi pelatih Porto pada musim 2002/2003. Sejak saat itu, pelatih berusia 53 tahun itu selalu berhasil membawa timnya berada di posisi teratas.

Selama 12 tahun melatih empat tim berbeda, Mourinho memimpin timnya menjadi juara liga sebanyak delapan kali. Sisanya, tiga kali lipat penerus dan sekali di tempat ketiga. Hal ini tentu saja merupakan prestasi yang tidak bisa dianggap remeh.

Mourinho pun sepertinya tahu bagaimana mengubah tim yang “biasa-biasa saja” menjadi raksasa dalam sekejap. Pada tahun pertamanya di Porto, Mourinho berhasil meraih gelar Liga Portugal yang belum pernah diraih klub tersebut sejak berganti nama menjadi Liga Primeira pada musim 1999/2000.

Apa yang dilakukan Mou terhadap Chelsea bahkan lebih spektakuler. Pada musim pertamanya pada 2004/2005, ia berhasil membawa klub London itu menjadi juara Liga Utama Inggris setelah penantian selama 50 tahun.

Mourinho pindah ke Italia dan juga meraih prestasi lainnya. Selain mengantarkan Inter menjadi juara liga di musim pertamanya bertugas, Mou yang merupakan asisten van Gaal di Barcelona berhasil menjadikan Inter Milan sebagai klub Italia pertama yang menjadi juara. Pemenang Trebelsebagai juara Serie A, Coppa Italia, dan Liga Champions musim 2009/2010.

Di Real Madrid, Mourinho juga punya prestasi. Usai meraih gelar La Liga di tahun keduanya 2011/2012, Mou mengukir namanya sebagai pelatih pertama yang menjuarai tiga kompetisi klasik Eropa (Liga Primer Inggris, Serie A Italia, dan La Liga Spanyol). Selain itu, ia juga menorehkan namanya sebagai pelatih ketiga yang menjuarai liga di empat negara berbeda.

Banyaknya prestasi yang diraih Mourinho mungkin bisa dijadikan modal dalam mencalonkan diri tugas tersulit di dunia, menjadi pengganti Sir Alex Ferguson yang melatih Manchester United selama lebih dari 20 tahun. Meski demikian, masih belum ada jaminan peraih penghargaan FIFA Ballon d’Or sebagai pelatih terbaik 2010 itu sukses membawa MU kembali ke performa terbaiknya.

Setidaknya, kedatangan Mourinho ke Carrington—kompleks latihan MU—bisa memberikan angin segar bagi fans Setan Merah yang membutuhkan harapan baru. Semoga harapan tersebut dapat terwujud. —Menurut laporan AFP/Rappler.com

BACA JUGA:

Live HK