• March 4, 2026
Membantai Liverpool 3-1, Sevilla menang

Membantai Liverpool 3-1, Sevilla menang

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Sevilla telah meraih gelar Liga Europa tiga kali berturut-turut sejak 2014, 2015, dan 2016

JAKARTA, Indonesia – Sevilla sukses menjuarai Liga Europa usai mengalahkan Liverpool 3-1 pada final yang digelar Kamis, 19 Mei di Stadion Jacob Park, Basel, Swiss, dini hari WIB.

Sevilla memenangkan gelar Juara Liga Europa tiga kali berturut-turut sejak 2014, 2015, dan 2016. Sementara itu, Liverpool gagal mengulangi kesuksesannya mengingat trofi Liga Europa yang terakhir diraih pada 2001.

Tim asuhan Unai Emery mencetak tiga gol kemenangan di babak kedua melalui tendangan Kevin Gameiro dan dua tembakan Coke. Sedangkan Daniel Sturridge mencetak satu gol Liverpool di babak pertama.

Selain meraih gelar Liga Europa, Sevilla juga berhak tampil di Liga Champions musim depan.

Sepanjang pertandingan, Liverpool yang tampil menyerang sejak awal pertandingan, mencetak gol pertama 10 menit jelang babak pertama berakhir lewat tembakan kaki kiri Sturridge yang mengarah ke sudut kiri gawang Sevilla.

Dorongan Sevilla untuk bermain terjadi setelah Kevin Gameiro mencetak gol penyeimbang pada kedudukan 1-1 saat babak kedua baru berjalan 17 detik memanfaatkan umpan Mariano Ferreira.

Sevilla malah unggul 2-1 setelah kemitraan “satu-dua” Vitolo dan Éver Banega diselesaikan dengan tendangan keras kaki kanan Coke yang mengirim bola ke sudut kiri gawang Liverpool pada menit ke-64.

Sevilla menambah kesengsaraan Liverpool untuk menjadikan skor menjadi 3-1 setelah Coke membobol gawang Mignolet usai menerima bola hasil kesalahan Moreno pada menit ke-70.

Hingga pertandingan berakhir, tidak ada gol tambahan yang tercipta sehingga Sevilla berhasil menang 3-1 atas Liverpool.

Klopp menjelaskan tiga alasan kekalahan Liverpool

Sementara itu, pelatih Liverpool Jurgen Klopp menjelaskan tiga alasan mengapa timnya kalah 1-3 dari Sevilla.

Klopp menjelaskan, ada tiga hal yang menjadi faktor kekalahan Liverpool, yakni hilangnya kepercayaan diri, kehilangan pola, dan pertahanan yang tampil gugup saat merespons serangan Sevilla.

“Saya tidak senang dengan awal pertandingan, tapi kami mencetak gol bagus. “Gol pertama (Sevilla) bukanlah sebuah masalah, tapi apa yang terjadi setelahnya adalah sebuah masalah,” kata Klopp.

Kami benar-benar kehilangan kepercayaan diri terhadap gaya permainan, kehilangan pola, dan gugup dalam bertahan. “Itu menunjukkan perkembangan kami tidak sebaik yang diharapkan,” keluh mantan pelatih Borussia Dortmund itu.

Ia pun meminta seluruh pemain menjadikan kekalahan ini sebagai pelajaran agar Liverpool semakin kuat musim depan.

“Ini menunjukkan perkembangan kita tidak sebaik yang diharapkan. Pengalaman ini harus kami manfaatkan, saya yakin kami akan kuat. “Malam ini ada rasa frustrasi dan kekecewaan,” kata Klopp.

Kekalahan ini membuat Liverpool tidak mendapat tempat di Liga Champions musim depan. —Rappler.com

BACA JUGA:

HK Malam Ini