Mencari es kopi susu terbaik di Jakarta
keren989
- 0
Tuku, Animo, Bawah Tangga, Roti Eneng dan Sagaleh. Es kopi susu siapa yang paling enak?
JAKARTA, Indonesia — Es kopi susu sudah ada sejak lama, namun gaungnya baru terdengar lagi setelah anak muda di Jakarta mulai memesan menu favorit ini melalui ojek. on line beberapa bulan terakhir.
Kope es Tak Kie di Glodok, Jakarta Barat, mungkin masih tiada tandingannya. Namun Toko Kopi Tuku di Cipete, Jakarta Selatan belakangan ini menjadi terkenal di kalangan pecinta es kopi susu. Apalagi saat Presiden Joko “Jokowi” Widodo dan keluarga mampir ke warung kecil tersebut beberapa waktu lalu saat libur Idul Fitri.
(BACA: Tuku: Kopi susu tetangga untuk semua)
Rappler mengunjungi beberapa toko yang menjadikan es kopi susu sebagai salah satu menu andalan mereka. Ada yang bisa dinikmati di tempat, namun ada juga yang hanya bisa dipesan on line.
Toko Kopi Tuku
Meski tempatnya kecil, banyak orang yang mengantri untuk mencoba es kopi susu di Tuku.
Kebanyakan pengunjung juga tidak meminum kopi di tempat, melainkan membelinya untuk dibawa pulang. Anda bisa melihat banyak tukang ojek on line bergabung dalam antrian.
Saat Rappler mengunjungi Kedai Kopi Tuku yang berada di pinggir Jalan Cipete Raya, suasananya luar biasa ramai. Menurut Manajer Operasionalnya, Tuku Citra Ramadhani, biasanya kedai kopi ini ramai, namun pada hari itu lebih ramai karena sehari sebelumnya Presiden Jokowi membawa rombongan untuk mencoba menu favoritnya, Es Kopi Susu Tetangga.
Dinamakan Iced Kopi Susu Tetangga karena awalnya ditujukan untuk tetangga sekitar. Namun karena rasanya yang enak, kepopuleran Es Kopi Susu Tetangga pun mulai meluas hingga pembelinya tidak hanya bertetangga di Cipete saja.
Untuk gelasnya, Kopi Susu Tetangga – yang tersedia dalam pilihan panas dan dingin – dibanderol dengan harga Rp 18 ribu.
Es Kopi Susu Tetangga menggunakan kopi arabika seperti Aceh Gayo. Untuk menambah rasa manis, ditambahkan gula palem. Rasanya pas, tidak terlalu pahit dan tidak terlalu manis.
Animo Bakery Cipete
Dari Toko Kopi Tuku, Rappler berjalan beberapa ratus meter menuju Animo Bakery yang terletak di Jalan Cipete 1.
Namanya toko kue, namun Animo juga menjual es kopi susu yang digandrungi warga Jakarta.
Gairah ini terlihat dari banyaknya tukang ojek on line yang sedang duduk di teras depan toko Animo. Memang ada bangku panjang yang disediakan untuk pengunjung, namun tidak cukup untuk menampung puluhan bahkan hampir 20 tukang ojek sekaligus.
Di dalam toko, situasinya semakin sibuk. Beberapa ibu muda yang terlihat memilih jenis adonan di dalamnya harus buru-buru membayar dan mengambil makanan serta minumannya untuk dinikmati di rumah. Saat jam sibuk, ada baiknya pesan es kopi lewat ojek online.
Dari segi rasa, es kopi susu Animo lebih manis dibandingkan Tuku. Mencicipiitu juga lebih ringan.
Jika Anda tidak tahan minum kopi terlalu banyak kuatmungkin animo lebih cocok dengan selera anda.
Animo sendiri menggunakan biji kopi dari Anomali Coffee Shop yang memiliki banyak cabang di Jakarta.
Di Bawah Tangga

Saat mendengar nama Under the Stairs, hal pertama yang terlintas di benak Anda adalah kamar kecil milik Harry Potter. Tapi yang di Bawah Tangga ini bukan itu.
Ini adalah kedai kopi di Gandaria City, Jakarta Selatan, yang terletak di bawah tangga mall.
Manfaat penggunaan kopi Under the Stairs ini kacang polong dengan kualitas premium, sehingga tidak ada kopi yang asam.
Under the Stairs memiliki dua andalan; yaitu Es Kopi Kampung dan Es Kopi Kota.
Bedanya, Es Kopi Kampung menggunakan Kacang Kecil Sunda, sedangkan Es Kopi Kota menggunakan Nikki Batak.
Roti Eneng

Masih di sekitar Gandaria terdapat sebuah tempat makan bernama Roti Eneng yang terletak di dalam kompleks perumahan.
Namanya Roti Eneng, namun di tempat ini juga menyediakan es kopi yang populer di kalangan anak muda.
Awalnya pemilik membuka toko kecil-kecilan di Pasar Santa sebelum pindah ke kompleks perumahan di Jalan Gandaria Tengah.
Simple Iced Coffee, begitulah nama menunya. Bedanya dengan es kopi susu lainnya, Es Kopi Bersahaja tidak menggunakan gula sebagai pemanisnya, melainkan menggunakan susu kental manis. Rasanya mirip dengan es kopi susu khas Thailand.
Jika Anda memesan Es Kopi Sederhana ini melalui ojek online, akan ada pesan inspiratif di kacanya Instagramable, “Jangan terlalu sibuk mencari yang sempurna, padahal yang sederhana sudah bisa membuatmu bahagia.”
Baiklah

‘Sagaleh’ dalam bahasa Minang berarti ‘gelas’. Keterangan Hal ini pula yang dimanfaatkan para pemilik toko untuk melakukan promosi di media sosial, biasanya di sore hari, “Sagaleh dulu”, seolah menyuruh kita rehat sejenak dari kesibukan kerja di kantor sambil menyesap segelas es. kopi.
Sagaleh sendiri saat ini belum memiliki toko. Mereka hanya menerima delivery order dari rumah pemiliknya di Gandaria. Menurut pemiliknya, Adji Dimas Ramayanda, Sagaleh akan segera membuka toko di kawasan Sambas dalam waktu dekat.
Bedanya dengan es kopi susu lainnya, Sagaleh menggunakan campuran delapan kacang polong kalau tidak. Selain itu, Sagaleh menggunakan gula tebu atau gula putih biasa sebagai pemanisnya.
Rasanya lebih kuat dibandingkan dengan beberapa es kopi yang pernah diendus Rappler, tidak terlalu banyak seperti susu tapi itu cukup manis.
Jika Anda tidak suka yang manis-manis, Anda bisa memesannya tanpa gula atau lebih sedikit gula.
Jadi, es kopi susu manakah yang menarik perhatian Anda? Atau kamu punya es kopi susu favorit lainnya? —Dengan dilansir Nadia Vetta Hamid/Rappler.com