• March 1, 2026

Mengapa bisnis berkelanjutan adalah bisnis yang baik

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB dapat menjadi sebuah kerangka kerja

MANILA, Filipina – Saat ini, perusahaan tidak cukup hanya bisa sukses. Agar berhasil, dunia usaha juga harus berusaha berbuat baik dan memberikan dampak positif pada masyarakat di mana mereka beroperasi. Inilah yang dimaksud dengan “pembangunan berkelanjutan”, dan saat ini semakin banyak perusahaan yang menjadikannya sebagai tujuan utama selain profitabilitas dan peningkatan pangsa pasar.

Dalam dunia bisnis, keberlanjutan adalah kemampuan perusahaan untuk tumbuh dengan meminimalkan dampak negatif terhadap masyarakat lokal atau lingkungan secara umum. Hal ini melampaui tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Dalam paradigma ini, tindakan berkelanjutan merupakan bagian dari keseluruhan strategi, operasi sehari-hari, serta misi dan visi perusahaan.

Mengapa hal ini harus menjadi prioritas utama setiap perusahaan? Pertama, waktu yang membutuhkannya. Tantangan terbesar di dunia – kelaparan, kemiskinan, polusi dan banyak lagi – menjadi terlalu besar untuk ditangani oleh pemerintah mana pun. Bisnislah yang memiliki lebih banyak sumber daya untuk menciptakan solusi dan mengatasi masalah ini. Perusahaan swasta dapat menemukan cara untuk mengurangi biaya pangan, misalnya, atau membangun kendaraan yang lebih ramah lingkungan yang akan mengurangi emisi karbon kita. Dunia meminta bantuan sektor swasta.

September lalu, lebih dari 150 pemimpin dunia berjanji di PBB untuk memenuhi 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), sebuah agenda untuk mengentaskan kemiskinan, membangun pertumbuhan ekonomi inklusif dan memenuhi kebutuhan sosial, sekaligus mengatasi perubahan iklim.

Pada konvensi COP21 yang diadakan di Paris Desember lalu, 149 negara dan satu blok membuat kesepakatan untuk melawan perubahan iklim. Meskipun ini merupakan perjanjian yang mengikat antar pemerintah, perusahaan swastalah yang akan memimpin perubahan di bidang-bidang utama seperti penetapan harga karbon, keterlibatan kebijakan yang bertanggung jawab, target berbasis ilmu pengetahuan, dan adaptasi.

Kedua, apa yang baik bagi dunia juga dapat bermanfaat bagi bisnis. Keberlanjutan biasanya melibatkan penggunaan teknologi modern untuk menyederhanakan proses dan mengurangi pelepasan limbah material. Pada akhirnya, alur kerja menjadi lebih cepat dan efisien, serta biaya turun secara signifikan.

Pada akhirnya, ini hanyalah satu-satunya cara untuk maju. Ada persepsi bahwa tujuan bisnis dan keberlanjutan adalah dua hal yang berlawanan, namun hal tersebut munculnya wirausaha sosial dan basis konsumen yang lebih sadar sosial mulai membuktikan bahwa mereka salah. Kesejahteraan masyarakat dan bumi secara umum mempunyai dampak langsung terhadap kesuksesan bisnis.

Ini bukan pertanyaan mengapa bisnis harus mengedepankan keberlanjutan. Ini soal bagaimana caranya itu bisa dilakukan.

Menuju bangsa digital yang berdaya, berkelanjutan

Teknologi dan keberlanjutan berjalan beriringan. Ketika masyarakat Filipina menjadi lebih bergantung pada perangkat mereka tidak hanya untuk komunikasi tetapi juga untuk bisnis, pendidikan, dan bahkan kesehatan, terdapat kebutuhan untuk mengubah dan meningkatkan akses Internet dan infrastruktur jaringan di Filipina. (BACA: Statistik Ponsel dan Internet di PH)

Dalam siaran pers baru-baru ini, Presiden dan CEO Globe Ernest Cu dikatakan: “Akses data saat ini merupakan salah satu pendorong terpenting daya saing dan pertumbuhan ekonomi. Agar Filipina dapat memanfaatkan sepenuhnya peluang-peluang digital baru, kita harus menciptakan jalan raya internet super dan menyediakan konektivitas internet ultra-cepat yang akan memungkinkan pertumbuhan di setiap sudut negara kita. Kami ingin memanfaatkan inovasi teknologi untuk menjadikan pengalaman layanan internet setara dengan negara-negara lain di dunia.”

Tujuan 17 dalam SDGs menunjukkan bahwa “agenda pembangunan berkelanjutan yang sukses memerlukan kemitraan antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sipil.” Sekalipun perusahaan telekomunikasi berdedikasi untuk meningkatkan layanan mereka dengan berinvestasi dalam pembangunan jaringan dan lebih banyak menara seluler, masalah birokrasi menghalangi mereka untuk melakukan pembangunan yang sesuai dengan kecepatan dan volume permintaan masyarakat. Perusahaan telekomunikasi mendorong pemerintah memberikan dukungan kebijakan untuk inisiatif meningkatkan infrastruktur internet di negara ini.

Pemilik bisnis, dan masyarakat lainnya, juga harus menyerukan solusi konkrit ini. – Rappler.com

Live Result HK