
Mengungkapkan bahaya makan berlebihan
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan buatan AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteks, selalu merujuk ke artikel lengkap.
Apakah makan terlalu banyak baik untuk kesehatan? Bisakah itu benar-benar mencegah makan berlebihan pada waktu makan berikutnya?
JAKARTA, Indonesia – Sebagian orang mungkin berpikir bahwa makan banyak sekaligus bisa membuat kenyang sehingga akan makan lebih sedikit pada waktu makan berikutnya.
Menurut mereka, itu bisa membantu menurunkan berat badan. Tapi apakah makan berlebihan baik untuk kesehatan? Bisakah itu benar-benar mencegah makan berlebihan pada waktu makan berikutnya?
Apa dampaknya jika Anda makan terlalu banyak?
Makan terlalu banyak pasti bisa membuat Anda merasa tidak nyaman. Rasa terlalu kenyang membuat Anda merasa perut sudah penuh, sehingga dapat mengganggu aktivitas yang Anda lakukan. Duduk, berbaring, atau bahkan berjalan bisa menjadi tidak nyaman.
Makan terlalu banyak juga bisa memengaruhi Anda maag atau peningkatan asam lambung. Jika Anda makan terlalu banyak, maka lambung harus memproduksi lebih banyak asam untuk mencerna makanan yang masuk, sehingga membuat Anda berisiko lebih besar mengalami sakit maag..
Tidak hanya itu, makan terlalu banyak juga dapat memengaruhi metabolisme Anda. Hal ini dapat menyebabkan obesitas dan diabetes. Penelitian yang dilakukan pada tahun 2010 oleh Harvard School of Public Health menunjukkan bahwa makan berlebihan dapat mengganggu respon metabolisme tubuh.
Apakah makan banyak bisa mengurangi porsi makan selanjutnya?
Ini mungkin tidak jelas. Tapi itu semua tergantung pada perilaku makan Anda. Makan banyak sekaligus tidak menjamin Anda akan makan lebih sedikit pada jam makan berikutnya. Anda juga boleh makan dengan porsi yang lebih besar jika Anda benar-benar lapar. Itu tergantung metabolisme tubuh anda dan metabolisme tubuh setiap orang berbeda-beda.
Makan banyak sekaligus mencegah lapar di kemudian hari adalah cara menurunkan berat badan yang salah. Makan porsi besar dan memenuhi diri sendiri, yang sebenarnya bisa menyebabkan kenaikan berat badan. Sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2002 oleh American Journal of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa makan dalam porsi besar dapat menyebabkan peningkatan asupan kalori.
Sesuaikan porsi makanan untuk bisa menurunkan berat badan
Porsi adalah faktor penentu asupan kalori Anda. Jadi, Anda perlu mengontrolnya untuk mencegah kenaikan berat badan atau obesitas. Makan dengan porsi yang sangat besar sekaligus sehingga Anda bisa makan dengan porsi yang lebih kecil pada waktu makan berikutnya mungkin bukan cara yang bisa Anda andalkan untuk mengontrol asupan kalori Anda di hari itu. Kebanyakan orang biasanya akan makan dengan porsi yang sama setiap kali makan.
Sebaiknya sesuaikan ukuran porsi Anda, jangan terlalu banyak dan jangan terlalu sedikit. Makan terlalu sedikit bisa membuat Anda merasa sangat lapar saat makan berikutnya, membuat Anda cenderung makan lebih banyak.
Hal lain yang juga penting untuk Anda perhatikan adalah mengenali kejenuhan. Perasaan kenyang bisa memengaruhi seberapa besar porsi Anda. Jika Anda tidak merasa kenyang, Anda pasti akan menambah porsi makanan Anda lagi dan lagi.
Yang terbaik adalah makan perlahan untuk membantu Anda mengetahui apakah Anda kenyang atau tidak. Otak Anda membutuhkan setidaknya 20 menit untuk memberi tahu Anda bahwa Anda kenyang. Ini juga alasan mengapa Anda harus berhenti makan sebelum kenyang. -Rappler.com
Artikel ini pernah dipublikasikan di hellosehat.com