• March 21, 2026
Menodai Pancasila, Polda Jabar Abaikan Tesis Rizieq Shihab

Menodai Pancasila, Polda Jabar Abaikan Tesis Rizieq Shihab

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

“Polda Jabar tidak pernah minta skripsi. Buktinya cukup dari video.”

BANDUNG, Indonesia – Kabid Humas Polda Jabar Kompol Yusri Yunus mengatakan pihaknya tidak akan mengusut tesis yang dibawa Rizieq Shihab saat pemeriksaan kasus dugaan penodaan Pancasila dan pencemaran nama baik yang dilakukan mantan Presiden Soekarno. bukan.

“Polda Jabar tidak pernah meminta tesis. Buktinya cukup dari video, kata Kompol Yusri Yunus di Mapolda Jabar, Senin, 13 Februari 2017.

Rizieq Shihab tiba di Mapolrestabes Bandung pada Senin pagi untuk diperiksa sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik Pancasila dan pencemaran nama baik Soekarno. Rizieq datang dengan tesisnya yang berjudul ‘Pengaruh Pancasila Terhadap Penerapan Syariat Islam di Indonesia’.

Ia dilaporkan ke Mapolda Jabar oleh Sukmawati Soekarnoputri pada Oktober tahun lalu. Rizieq diduga menghina Pancasila dan memfitnah mantan Presiden Soekarno lewat ceramahnya di Bandung pada 2011.

Rizieq membantah tudingan tersebut. Menurutnya, kuliah yang disampaikan Sukmawati hanya berisi penjelasan tesisnya tentang Pancasila. Tesis inilah yang membawa Rizieq ke Mapolda Jabar hari ini.

Namun Yusri Yunus menyebut tesis tersebut bukan sesuatu yang relevan untuk diteliti. Pasalnya Polda Jabar memperoleh bukti dari rekaman video ceramah Rizieq di Lapangan Gasibu Kota Bandung pada tahun 2011.

Dalam video berdurasi 2 menit tersebut, terdapat ucapan Rizieq yang dinilai menghina Pancasila. Video inilah yang dijadikan dasar pemberitaan Sukmawati. Video itu menjadi dasar penyidik ​​dalam melakukan penyidikan, kata Yusri.

Meski begitu, Yusri mempersilahkan Rizieq untuk mengajukan tesis yang diyakininya akan meringankan perkaranya dan juga bisa diajukan saat persidangan. Namun Yusri kembali menegaskan, penyidik ​​hanya menyebut video itu sebagai alat bukti.

Sementara terkait materi ujian hari ini, Yusri membeberkan pertanyaan pemeriksa pada pasal 154a KUHP tentang penodaan simbol negara dan pasal 320 KUHP tentang pencemaran nama baik terhadap orang yang sudah meninggal.

Yusri mengapresiasi pihak Rizieq Shihab yang tidak mendatangkan kerumunan pada ujian kali ini. Menurut dia, hal itu merupakan indikasi tersangka bersikap kooperatif sesuai anjuran polisi. “Itu yang saya sampaikan awalnya Pak Rizieq Shihab,” ujarnya. —Rappler.com

togel hk