• April 6, 2026
Nafa Urbach melaporkan netizen yang diduga pedofil

Nafa Urbach melaporkan netizen yang diduga pedofil

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Hal ini bermula dari banyaknya komentar netizen yang diduga pedofil di pemberitaan anak Nafa Urbach.

JAKARTA, Indonesia – Sebagai seorang ibu, Nafa Urbach tentu akan melakukan apapun demi melindungi keselamatan putrinya, Mikhaela Lee Jowono, dari segala ancaman. Apalagi jika ancamannya datang dari para pedofil yang tersebar di dunia maya.

Nafa Urbach benar-benar marah dan mengibarkan bendera perang untuk menjerat para pedofil di internet.

Semuanya berawal dari sebuah artikel di sebuah media on line yang berisi sosok Mikha putra Nafa Urbach dan Zack Lee. Rupanya, di kolom komentar berita tersebut, Nafa banyak menemukan komentar yang ditulis netizen yang diduga pedofil.

Kebanyakan dari mereka menggunakan password “loli”. Kata “loli” sendiri sering digunakan oleh para pedofil untuk menyebut seseorang yang terobsesi dengan anak di bawah umur, mendekati atau sebelum pubertas.

Akhir pekan lalu, Nafa mengunggah temuannya lewat akunnya Instagram. Ia bertekad melacak warganet yang diduga pedofil tersebut dan melaporkannya ke polisi.

Nafa nampaknya tak main-main dengan tekadnya melindungi anaknya dari ancaman pelaku pedofil di dunia maya. Nafa didampingi kuasa hukumnya Sandy Arifin hari ini mendatangi Polda Metro Jaya untuk melaporkan hal tersebut.

“Saya serahkan semuanya kepada pihak yang berwajib yaitu polisi untuk mengusut kasus ini lebih dalam,” kata Nafa. Laporan Nafa pun langsung ditindaklanjuti polisi.

Tak hanya mendapat dukungan dari pihak kepolisian, Nafa juga banyak mendapat dukungan dan pesan dari ibu-ibu seperti dirinya yang bersyukur atas keberanian Nafa membeberkan ancaman pedofil di media sosial.

“Oh, banyak sekali (dukungan). DM (pesan langsung) Hal ini saya terima setiap detiknya hingga saat ini dan saya tahu bahwa sebagai orang tua, mungkin bukan hanya ibu, tapi juga ayah yang memiliki anak, saya harusnya memiliki kewaspadaan dan kepedulian yang luar biasa, namun saya yakin semua ibu juga harus peduli. “Dan saya ingin melindungi anak saya, jadi yang paling tepat saya adu ke pihak berwajib,” ucap Nafa bijak.

Nafa melihat ancaman pedofil menyebar di dunia maya, khususnya media sosial, dan melakukan beberapa tindakan, salah satunya dengan menonaktifkan akun media sosial Micah, putrinya.

“Saya menghapus akun Micah dan beberapa foto tidak penting di akun saya sendiri. Juga mendapat saran dari Direktur (polisi) agar tidak terlalu sering melakukannya penempatan kegiatan anak-anak. Istilah pendidikan juga penting, jadi jangan terlalu sering digunakan.harus. Ini adalah pelajaran utama bagi saya sebagai seorang ibu.”

Sehingga Nafa yakin apa yang dilakukannya saat ini akan berdampak besar, khususnya bagi orang tua lainnya. Meski begitu, Nafa tak bisa menyembunyikan kekhawatirannya terhadap keselamatan Mikha.

“Sepertinya saya semakin khawatir sepanjang waktu. Jadi saya tidak bisa bekerja terlalu lama. Pada akhirnya, kekhawatirannya menjadi terlalu besar. Makanya saya bilang edukasi atau pengenalan ciri-ciri pelaku harus disosialisasikan ke seluruh masyarakat dan ya ke depannya mungkin itu yang akan saya lakukan.”

Tak lupa Nafa mengajak seluruh orang tua atau seluruh kalangan untuk melaporkan jika pernah mendapat ancaman serupa dengan yang dialaminya. “Siapapun di Indonesia, khususnya di Jakarta, yang mendapat ancaman atau diperlakukan tetapi tidak melaporkannya, silakan pesan langsung untuk saya Saya mau koleksi dulu di wilayah Jakarta. Saya akan menemani Anda untuk melaporkannya kepada pihak berwajib.” —Rappler.com


Toto SGP