Nikmati buku cerita di luar batas halaman buku di ‘TELL TALE’
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
‘TELL TALE’ mengajak pengunjung pameran merasakan pengalaman baru menikmati cerita di luar batas halaman buku, yaitu seluas imajinasinya sendiri
JAKARTA, Indonesia — Ilustrator Margaret Yap dan Addy Debil kembali berkolaborasi dalam pameran seni bertajuk BERCERITA. Ini merupakan pameran ketiga mereka setelah sebelumnya berkolaborasi Urusan Indah I & II.
Berbeda dengan kolaborasi sebelumnya, BERCERITA tidak hanya memamerkan mural dan lukisan. Dua buku cerita, berjudul Kemacetan di bulan karya Margaret dan cerita monster Karya Addy yang terinspirasi dari cerita anak-anak ini rencananya akan dijual ke publik usai pameran.
Mengapa mengangkat cerita anak-anak?
“Kami bisa menjadi ilustrator seperti sekarang ini, sebagian berkat buku cerita yang kami baca semasa kecil,” kata Margaret dalam rilis yang diperoleh Rappler.
“Jadi ini semacam cara kami memberi kembali kepada seniman dan penulis yang menjadi inspirasi kami saat masih anak-anak.”
Addy menambahkan, cerita-cerita di buku mereka terasa “kelam”.
“Namun semuanya dikemas dengan tampilan visual yang ceria. Inilah yang kami sukai buku gambar — Melalui visual, hal-hal yang sulit dipahami dengan kata-kata menjadi lebih mudah dipahami,” kata Addy.
Margaret dan Addy juga sepakat bahwa format narasi visual menjadikan bentuk buku bergambar tidak hanya relevan bagi anak-anak, bahkan dapat dinikmati oleh pembaca dewasa.
Dengan instalasi media campuran, BERCERITA mengajak pengunjung pameran untuk merasakan pengalaman baru berupa cerita di luar batas halaman buku: yakni seluas imajinasinya sendiri.
Untuk Suar Artspace, BERCERITA menjadi pameran yang memperlihatkan sisi lain Margaret dan Addy. Margaret selalu dikenal sebagai ilustrator mode Dan gaya hidupsedangkan Addy adalah seniman mural dan mainan.
“Mendengar inspirasi dan melihat hasil eksekusi Margaret dan Addy, rasanya seperti dibawa kembali ke masa kecil kita, masa penuh imajinasi dan masa yang seringkali tanpa kita sadari benar-benar membangun karakter.” ujar Nin Djani, Manajer Komunikasi Suar ruang seni.
Nin juga berharap pameran ini dapat menggugah pengunjung untuk tetap menjaga semangat dan keberanian anak-anak berimajinasi, berpetualang, dan mencipta cerita.
Pameran TELL TALE gratis dan terbuka untuk umum dan berlangsung hingga 25 Februari. Pada hari terakhir pameran, rencananya akan diadakan serangkaian acara cerita anak. —Rappler.com