• March 14, 2026

Nokia 3310 yang legendaris resmi diluncurkan

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Nokia 3310 dibekali baterai yang tahan lama hingga 22 jam dan permainan ular yang populer.

JAKARTA, Indonesia – Resmi: ponsel ikonik Nokia 3310 kembali hadir di pasaran setelah vakum selama hampir 17 tahun. Ponsel ini menjadi favorit banyak orang di dunia dan terbukti terjual lebih dari 126 juta unit saat diluncurkan pada tahun 2005.

Perusahaan start-up asal Finlandia, HMD Global yang mempunyai hak eksklusif meluncurkan ponsel dengan merek Nokia. Peluncuran Nokia legendaris ini pertama kali diumumkan pada awal acara Mobile World Congress di Barcelona.

Dalam situs resminya, Nokia menyebutkan desain 3310 telah diperbarui, yakni tetap mengikuti siluet ikonik Nokia 3310 dan menyesuaikannya dengan gaya tahun 2017. Eksteriornya terlihat lebih segar meski tetap mempertahankan bentuk klasiknya.

Layarnya hanya berukuran 2,4 inci dan berbentuk melengkung sehingga pengguna dapat membaca lebih baik meski di bawah sinar matahari yang cerah. Ponsel ini memiliki konektivitas 2G, kamera dibatasi hanya 2 megapiksel, memori internal 16MG, slot kartu MicroSD hingga kapasitas 32GB.

Salah satu keunggulan Nokia 3310 adalah daya tahan baterainya hingga 22 jam. Ponsel Nokia 3310 terbaru juga dilengkapi dengan web browsing sehingga pengguna dapat menjelajah internet meski dengan kapasitas layar terbatas.

Dan bagi Anda yang bertanya-tanya – ya, game ular legendaris tersebut bisa Anda mainkan di Nokia 3310.

Nokia 3310 hadir dalam dua varian – SIM tunggal dan SIM ganda. Pengguna dapat memilih 4 varian warna yaitu merah hangat (glossy), kuning (glossy), biru tua (matte), dan abu-abu (matte). Kabarnya ponsel ini akan dilepas ke pasaran dengan harga 49 euro atau setara Rp 692 ribu.

Strategi cerdas

Pada ajang Mobile World Congress, Nokia tidak hanya kembali meluncurkan seri 3310, namun juga tiga smartphone terbarunya. Menurut konsultan CCS Insight Ben Wood, peluncuran kembali jajaran produk ikonik Nokia merupakan strategi yang cukup cerdas.

“Nokia 3310 merupakan ponsel pertama yang laris manis dan ternyata masih banyak nostalgia terhadap produk tersebut. “Jika HMD hanya mengumumkan tiga perangkat Android mereka, mereka tidak akan mendapat publisitas apa pun di media,” kata Wood seperti dikutip. BBC.

Jadi, menurutnya, memperkenalkan 3310 adalah langkah cerdas. Tidak mengherankan jika ponsel ikonik ini terjual dengan cepat.

Sementara itu, CEO HMD Arto Nummela mengatakan varian Nokia 3310 ini ibarat detoks digital atau ponsel saat liburan.

Selain peluncuran kembali handset 3310, HMD juga memamerkan tiga smartphone baru yakni Nokia 3, Nokia 5, dan Nokia 6 dan akan dijual dengan beberapa harga berbeda.

Nokia 6 saat ini tersedia di China dan akan dijual di seluruh dunia.

“Kami pikir (Nokia) bisa menguasai 5 persen pasar smartphone global pada akhir tahun 2019. Namun mereka membutuhkan pasar yang besar dan cepat, kalau tidak strateginya akan gagal,” kata Wood.

Nokia sempat menjadi produsen ponsel papan atas antara tahun 1998 hingga 2011. Namun posisi tersebut kemudian diambil alih oleh perusahaan ponsel asal Korea Selatan, Samsung. Pasalnya, Nokia dinilai kurang tanggap terhadap perubahan cepat yang mengarah pada era smartphone.

Meski begitu, nama besar Nokia masih dikenal luas, terutama di pasar berkembang. Nokia menyerahkan bisnis produk selulernya sepenuhnya kepada Microsoft Corp pada tahun 2014. HMD kemudian membeli bisnis telepon seluler Microsoft pada tahun 2016.

Berdasarkan perjanjian tersebut, Nokia akan menerima pembayaran royalti dari HMD setiap kali ponsel atau tablet Nokia terjual. Bagaimana pendapat Anda tentang kembalinya ponsel Nokia 3310? Tulis pendapatmu di kolom komentar. – dengan pelaporan AFP/Rappler.com

unitogel