Panitia menyiapkan 22 ribu tiket laga persahabatan timnas Indonesia kontra Malaysia
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
Laga ini merupakan laga pertama timnas senior setelah dilarang berkompetisi oleh organisasi FIFA
SOLO, Indonesia – Timnas Indonesia menjalani sesi latihan dan uji lapangan pada Minggu malam, 4 September. Opsi tersebut terpaksa dipilih karena terbatasnya jadwal pertandingan menjelang laga final melawan Malaysia pada Selasa, 6 September.
Para pemain Timnas Indonesia tiba di Bandara Internasional Adi Sumarmo, Solo pada Minggu pagi, 4 September sekitar pukul 10.00 dan 11.00 WIB. Pemain yang datang antara lain Irfan Bachdim, Adritany, dan Indra Kahfi. Mereka langsung menuju Hotel Alana untuk beristirahat.
Sementara timnas Malaysia dijadwalkan mendarat pada siang hari di hari yang sama.
Menurut asisten pelatih Timnas Indonesia, Wolfgang Pikal, tidak boleh ada latihan pada hari pertama di Solo. Mereka sebaiknya diberi waktu istirahat total karena lelah bermain di klubnya masing-masing. Namun Pikal mengaku tak punya pilihan lain karena timnas tak punya banyak waktu untuk berkembang kimia antar pemain.
“Kami memutuskan untuk berlatih ringan malam ini. “Mungkin tidak terlalu lama,” kata Pikal, Minggu, 4 September.
Tim asuhan Alfred Riedl ini juga akan memantapkan taktik dan strategi permainannya pada Senin malam, 5 September. Ketua Panitia Penyelenggara Pertandingan Solo PSSI, Heri Isranto mengatakan, panitia sudah menyiapkan opsi tempat latihan timnas selain Stadion Manahan, yakni di Stadion R Maladi. Tetapi, resmi Timnas memilih berlatih di Stadion Manahan pada malam hari usai laga Indonesia Soccer Championship (ISC) berakhir.
Akhirnya ada perubahan, siangnya dipakai Persis, malamnya dipakai latihan timnas, kata Heri.
Sementara itu, panitia mencetak 22 ribu tiket penonton laga pertama timnas senior setelah dilarang bertanding akibat sanksi organisasi sepak bola FIFA. Sebanyak 4.500 tiket terjual selama 3 hari terhitung Sabtu lalu di Balai Persis. Sementara itu, 4.000 tiket telah disediakan untuk suporter klub-klub tanah air, termasuk Pasoepati.
Sisanya sebanyak 13.500 tiket akan terjual di tempat dengan harga yang sama mulai Rp 30 ribu per gawang, Ro 50 ribu untuk tribun timur, Rp 100 ribu untuk tribun barat, dan Rp 150 ribu untuk tiket VVIP. Polda Jateng akan mengerahkan sekitar 1.000 personel untuk mengamankan pertandingan dan mengantisipasi terjadinya kerusuhan.
Laga persahabatan sekaligus uji coba ini juga dianggap sebagai persiapan timnas Indonesia menuju Piala AFF 2016 yang digelar pada 19 November-17 Desember. Di Piala AFF, Indonesia tergabung di Grup A bersama tuan rumah Filipina, Thailand, dan Singapura. – Rappler.com
BACA JUGA: