• March 15, 2026

Parade tari jalanan Panagbenga 2017

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Lihat semua kostum warna-warni di festival bunga tahunan Baguio!

BAGUIO CITY – Saatnya kembali tiba ketika wisatawan dan penduduk lokal berani menghadapi cuaca dingin, dan berkumpul untuk merayakan Festival Bunga Panagbenga.

Salah satu yang menarik dari festival ini adalah Grand Street Dance Parade yang diadakan pada hari Sabtu, 25 Februari. Parade dimulai dari Taman Panagbenga dan diakhiri di Athletic Ball di Burnham Park.

Tahun ini dibuka 3 divisi untuk kompetisi, dimana peserta muda memperagakan tarian budaya dan memamerkan kostum bertema bunga yang terbuat dari bahan daur ulang. Divisi SMA dibuka pertama kali dengan 4 entri. Sembilan peserta berpartisipasi di Divisi Sekolah Dasar, dan 8 peserta di Divisi Terbuka, yang terdiri dari organisasi atau sekolah non-Baguio.

Hadiah utama untuk divisi SD sebesar P150.000, P100,000 untuk Divisi Sekolah Menengah, dan P130,000 untuk Divisi Terbuka.

Tema tahun ini adalah “Terinspirasi oleh keindahan, dipelihara oleh alam”. “Panagbenga” secara langsung diterjemahkan sebagai “musim mekar”, dan mendefinisikan identitas Baguio sebagai sebuah ruang dan kota. Kegiatannya mencakup spektrum warna lokal Cordillera – bunga-bunga yang semarak, tarian yang meriah, dan kostum buatan tangan yang rumit.

Sebagian besar pertunjukan tahun ini mengangkat tema kolaborasi antara manusia dan alam. Mary Ann Poyaoan dari Sekolah Menengah Nasional Kota Baguio, menceritakan bahwa presentasi mereka terinspirasi oleh “bulol”, dewa beras Ifugao, yang dalam ukiran kayu Cordillera digambarkan sebagai pria yang duduk dengan tangan bertumpu pada lutut.

Ada cerita menarik di kalangan peserta Divisi Terbuka tahun ini. Seniman Barangay Madaymen dari Kibungan, Benguet—yang baru-baru ini menjadi berita karena tanaman mereka yang tertutup salju karena turunnya suhu—menggambarkan hal tersebut, sebagaimana dijelaskan oleh anggota tim mereka Zel Pasigundo: “Kami ingin menunjukkan sayuran yang hanya datang dari tanah kami.”

Pertunjukan lainnya menampilkan tarian istana Kalinga, penampilan gendang dan kecapi dari lagu-lagu pop populer dan tarian Cordilleran lainnya.

Pada Bola Atletik diumumkan juaranya: SD Apolinario Mabini Divisi Dasar, dan Sekolah Katolik Pugo Divisi Terbuka.

Parade Kendaraan Terapung Bunga Besar besok diperkirakan akan menarik lebih banyak pengunjung. Kendaraan hias yang dihias dengan bunga dan bahan organik lainnya akan melintas di Session Road bersama dengan beberapa tokoh televisi. – Dengan laporan dari Mauricio Victa/Rappler.com

lagutogel