• March 30, 2026
Penangguhan penahanan dikabulkan, Tora Sudiro sudah bisa pulang

Penangguhan penahanan dikabulkan, Tora Sudiro sudah bisa pulang

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Tora Sudiro bisa menjalani perawatan di luar RS Kecanduan Narkoba Cibubur

JAKARTA, Indonesia — Akhir pekan lalu, Minggu 12 Agustus, polisi mengabulkan permintaan penangguhan penahanan yang diajukan Tora Sudiro. Hari ini, Tora dan pengacaranya, Lidya Wongso muncul di Rumah Sakit Kecanduan Narkoba (RSKO) Cibubur.

“Terhitung tanggal 12 Agustus, Polres Selatan menandatangani penangguhan penahanan Tora Sudiro. Kami mengapresiasi profesionalisme seluruh jajaran kepolisian, khususnya kali ini Polsek Selatan. Sejak awal, penangkapan berjalan baik. Dalam hal ini, Tora sangat tidak mengerti bahwa obat tersebut (dumolid) harus diresepkan. Dia sangat membutuhkannya, dia sakit. Tapi dia seharusnya pergi ke dokter untuk mendapatkan obatnya. Ini pembelajaran untuk masyarakat, bukan sekedar dumolid. Banyak obat sehari-hari yang mengandungnya. Jadi bagi masyarakat, kalau ada obat yang katanya obat kuat, harus sesuai resep dokter, kata Lidya yang mendampingi Tora.

Meski penangguhan penahanan dikabulkan, menurut Kepala Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Vivick Tjankung mengatakan, proses hukum terhadap pelaku akan terus berlanjut.

“Kondisi kesehatan Saudara Tora memerlukan perawatan yang maksimal dan peralatan yang belum tersedia terpenuhi RSKO. Kami memberikan kesempatan kepada Saudara Tora untuk menjalankan pengobatan kesehatannya dengan peralatan yang memadai. Kami berharap acara ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh Tora, keluarga, dan pengacara untuk memaksimalkannya,” kata Vivick.

Sebagai syarat penangguhan penahanan, misalnya pengacara, Lidya menjadi sponsor Tora. “Saya jamin Tora tidak akan mengganggu proses penyidikan, tidak menghilangkan barang bukti atau semacamnya. Hal seperti ini diatur dengan peraturan perundang-undangan.”

Sementara itu, Tora mengaku sangat senang dengan penangguhan penahanan yang diberikan. “Ini merupakan pengalaman yang luar biasa bagi saya. Penangguhan ini terima kasih Tuhan sangat. “Saya masih harus menemui keluarga untuk (perawatan) itu,” kata Tora yang terlihat lebih segar.

“Kondisi saya seperti itu, normal, sama saja. anak-anak baik-baik saja, Alhamdulillah,” ujar Tora yang turut merasa senang karena banyaknya dukungan yang mengalir kepadanya, termasuk di media sosial dengan tagar #sayabersamatora.

“Saya dengar ada #sayabersamatora, senang sekali ada dukungan dari teman-teman. Aku rindu bertemu denganmu.” —Rappler.com

link alternatif sbobet