• March 27, 2026
Perayaan Hari Kemerdekaan di Wellington penuh dengan keberagaman

Perayaan Hari Kemerdekaan di Wellington penuh dengan keberagaman

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Peserta upacara tetap tidak terpengaruh meski udara cukup dingin dan angin kencang

JAKARTA, Indonesia — KBRI Wellington menyaksikan suasana keberagaman pada perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 yang digelar pada Kamis, 17 Agustus 2017.

Sekitar 200 warga Indonesia di Selandia Baru menghadiri perayaan ini. Mereka adalah suku yang berbeda; Jawa, Sunda, Batak, Palembang, Kawanua, Minang, Ambon dan Papua.

Selain itu, turut hadir pula 70 orang mahasiswa asal Papua dan 10 orang seniman dari Maluku, memberikan rasa keberagaman yang sangat kental.

Suasana lain yang tercipta adalah kehadiran 4 tokoh asal Selandia Baru yang banyak berjasa dalam meningkatkan hubungan Indonesia dan Selandia Baru, baik dalam bidang bisnis maupun sosial budaya.

“Ini merupakan bentuk apresiasi kami kepada pihak-pihak yang telah banyak berbuat demi mendekatkan hubungan kita dengan Selandia Baru selama ini,” kata Duta Besar RI di Wellington, Tantowi Yahya.

Upacara bendera dimulai pada pukul 09:30 WIB di tengah udara dingin dan angin kencang. Kuatnya angin yang menerbangkan beberapa dekorasi tak menyurutkan semangat kebangsaan yang bersemayam di dada setiap peserta upacara.

Mereka berdiri tegak setiap selesai tahapan upacara hingga selesai. Tak sedikit orang yang menangis saat menyanyikan lagu nasional Indonesia Raya.

Usai upacara, seluruh peserta diundang ke ruang utama KBRI untuk mengikuti upacara pemotongan tumpeng, kue HUT RI dan arisan. Dalam sambutannya, Duta Besar RI, Tantowi Yahya mengajak setiap warga negara Indonesia untuk menghormati jasa para pahlawan.

Tantowi pun mengajak seluruh komponen bangsa untuk mengisi kemerdekaan ini dengan karya-karya positif. “Kita bisa dengan mudah mencapai tujuan jika kita bekerja sama,” kata Tantowi.

Acara semakin meriah dengan hadirnya penyanyi asal Jakarta dan Ambon yang terbang ke Wellington untuk merayakan HUT RI ke-72. Mereka adalah Kristina, Rina Bule dan JP Band.

Kedekatan Dubes Tantowi yang merupakan mantan Ketua Umum Persatuan Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Musisi Republik Indonesia (PAPPRI) dengan para seniman Tanah Air meramaikan setiap aktivitas di Selandia Baru.

Kehadiran JP Band Ambon didukung penuh oleh Bekraf, Pemerintah Provinsi Maluku, Pemerintah Kota Ambon, dan Pemerintah Kabupaten Maluku Utara untuk memasyarakatkan seni dan musik Maluku di Selandia Baru dan Pasifik.

“Saat ini kami terlibat aktif dalam kegiatan di Samudera Pasifik, khususnya di bidang kebudayaan dalam rangka program Pacific Engagement yang sedang kami galakkan,” jelas Tantowi. —Rappler.com

sbobet terpercaya