• March 4, 2026
Perjalanan Liverpool ke final Liga Europa

Perjalanan Liverpool ke final Liga Europa

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Kiprah Liverpool di Liga Europa kurang meyakinkan di babak penyisihan grup sebelum mengalahkan sang raksasa

JAKARTA, Indonesia – Liverpool berpeluang mengakhiri paceklik gelar musim ini setelah lolos ke final Liga Europa dengan mengalahkan Villareal 3-0 (agregat 3-1) pada Jumat pagi, 6 Mei.

Liverpool akan melawan wakil Spanyol dan juara bertahan Liga Europa Sevilla pada laga yang akan berlangsung pada 18 Mei di Basel, Swiss.

Langkah awal Liverpool menuju final relatif mudah. Tim asuhan Jurgen Klopp kemudian berkiprah di Liga Europa menyelesaikan berada di peringkat enam klasemen Liga Inggris sehingga otomatis lolos ke babak penyisihan grup.

Orang Komunis grup B masuk dengan lawan yang cenderung mudah yaitu Sion, Rubin dan Bordeaux. Namun penampilan mereka kurang meyakinkan. Mereka lolos ke babak 16 besar setelah ditahan imbang tiga kali dalam tiga laga awal melawan ketiga tim tersebut.

Liverpool ditahan imbang 1-1 oleh klub Prancis Bordeaux pada laga pertamanya pada 17 September, ketika Jussie berhasil membalas gol Adam Lallana untuk menyamakan kedudukan sembilan menit menjelang bubaran.

Penghitungan serupa juga terjadi saat Liverpool menjamu Sion di Stadion Anfield pada 1 Oktober. Assifush kembali membalas gol Adam Lallana di babak pertama.

Di game ketiga melawan Rubinserta pertandingan debut pelatih Jurgen Klopp di Liverpool, pada 22 Oktober, Orang Komunis juga mendapat hasil imbang 1-1.

Kemenangan baru bisa diraih saat klub asal Merseyside itu terbang ke Rusia melawan Rubin. Laga berakhir dengan skor 1-0 lewat gol tunggal Jordon Ibe, 5 November lalu.

Sedangkan James Milner dan Cristian Benteke berhasil membawa Liverpool mengalahkan Bordeaux 2-1 pada 26 November.

Sedangkan di laga terakhirnya di babak penyisihan grup, Liverpool hanya berhasil bermain imbang tanpa gol melawan Sion pada awal Desember lalu.

Meskipun, Orang Komunis yang tak pernah kalah akhirnya lolos dengan memuncaki klasemen dan menghadapi Augsburg di babak 32 besar.

Setelah gol tunggal James Milner berhasil menyingkirkan tim Jerman itu, Liverpool menghadapi rekan senegaranya Manchester United di babak 16 besar.

Dalam laga panas tersebut, tim besutan Louis van Gaal takluk dengan skor 2-0 kaki pertama dan ditahan imbang 1-1 kaki Kedua.

Di babak perempat final, Jurgen Klopp berhasil membawa timnya mengalahkan mantan klubnya Borussia Dortmund. Setelah bermain imbang 1-1 di kaki Pertama, Liverpool lolos ke semifinal setelah menang 4-3 kaki Kedua.

Di semifinal, Liverpool harus menghadapi tim Spanyol Villareal yang mengalahkan mereka kaki pertama dengan skor 1-0. Namun, Liverpool berhasil mengalahkan Villareal 3-0 kaki kedua dan mengamankan kemajuan mereka ke final Liga Europa.

Sebelumnya, Liverpool juga tiga kali menjuarai Liga Europa (Piala UEFA), yakni pada tahun 1973, 1976, dan 2001. —Rappler.com

BACA JUGA:

Hongkong Prize