• March 22, 2026
Persiapan pasangan ganda putra Hendra/Ahsan jelang Olimpiade di Brasil

Persiapan pasangan ganda putra Hendra/Ahsan jelang Olimpiade di Brasil

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Latihan yang diberikan pelatih Herry Iman Pierngadi fokus memperbaiki kekurangan individu Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan

JAKARTA, Indonesia—Kurang dari dua bulan lagi, Olimpiade akan dimulai di Rio de Janeiro, Brasil. Sebagai cabang olah raga andalan Tanah Air, bulu tangkis diharapkan mampu menyumbangkan medali emas bagi Indonesia.

Tak terkecuali pasangan ganda putra peringkat dua dunia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan. Mereka pun diberi target medali emas oleh Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

Meski demikian, Herry Iman Pierngadi, pelatih ganda putra, tak gentar. Ia menyetujui target yang diberikan kepada dirinya dan anak asuhnya. Untuk itu, pelatihan intensif sudah dilakukan sejak lama.

Biasanya satu hari ada dua sesi, untuk persiapan Olimpiade satu hari ada tiga sesi latihan, kata Herry saat ditemui Rappler, Rabu, 15 Juni di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur.

Metode latihan yang dipilih pelatih kelahiran 21 Agustus 1962 ini lebih fokus pada kelemahan Hendra/Ahsan yang menjadi penyebab kekalahan pasangan tersebut di Indonesia Open dan Australian Open, sebelum kemudian berkolaborasi dalam latihan kedua pemain tersebut.

“Sisi pertahanan mereka agak lemah karena tipe permainan mereka menyerang. Idealnya, menyerang itu bagus dan bertahannya juga bagus. “Tapi pelanggarannya oke, tapi pertahanannya masih belum,” kata Herry.

Khusus bagi Ahsan yang merupakan spesialis di sektor depan, akan ada latihan untuk mengasah serangannya agar bisa lebih mematikan bagi lawan.

Tidak ada perubahan dalam latihan selama Ramadhan

Selama bulan suci Ramadhan, jadwal latihan di Pelatnas tidak mengalami perubahan. Hal itu dilakukan karena waktu latihan yang singkat dengan adanya Olimpiade mendatang.

“Memang sulit ya, memisahkan bulan suci Ramadhan dari tugas-tugas publik. “Kita harus selalu bekerja sama,” kata Herry.

Untuk mengakomodir hal tersebut, para atlet, khususnya Ahsan yang beragama Islam, akan berpuasa di akhir pekan saat libur latihan.

“Ahsan juga berkonsultasi dengan ustadnya, yang penting niatnya. Tapi kalau di tengah jalan dia tidak kuat, tidak apa-apa, kata pelatih yang membawa Chandra Wijaya/Tony Gunawan itu juara All England 1999 dan meraih emas Olimpiade Sydney 2000. —Rappler.com

BACA JUGA:

Pengeluaran SDYKeluaran SDYTogel SDY