• March 19, 2026
Persiapan Piala Presiden, Persib memanggil gelandang unggulan Inter Milan

Persiapan Piala Presiden, Persib memanggil gelandang unggulan Inter Milan

Persib masih mencari tim terbaiknya. Laga pertama di Piala Presiden tidak terlalu meyakinkan.

JAKARTA, Indonesia — Persib Bandung tak mau tanggung-tanggung tampil di Piala Presiden 2017. Selain persiapan menghadapi Liga 1, turnamen prakompetisi juga mereka jadikan sebagai ujian untuk membentuk tim terbaik.

Maung Bandung tak puas dengan penampilan Erick Weeks Lewis dan mengincar gelandang Eropa Mirko Livaja. Livaja merupakan pemain berpaspor Kroasia yang saat ini bermain untuk salah satu klub di negaranya, HNK Sibenik. Sibenik tampil di kasta kedua Liga Kroasia.

Nama Livaja tercetus salah satu rekannya di Djadjang saat mengikuti kursus kepelatihan di Inter Milan tahun lalu. Ia kini menjabat sebagai pencari bakat rival sekota AC Milan.

“Iya betul ada pemain yang akan diseleksi lagi. Kita lihat saja, rencananya Minggu ini datang, kata Djadjang, Selasa 17 Februari saat ditanya.

Livaja masuk radar pencari bakat Inter Milan karena kemampuan istimewanya. Posisi aslinya adalah gelandang serang. Namun, ia juga dapat ditempatkan sebagai sayap. Cocok untuk Persib yang kerap menggunakan formasi dua sayap yang mengapit striker utama. Usianya yang masih 22 tahun membuat ia bisa berkembang dengan cepat.

Upaya mendatangkan Livaja sangat konkrit. Djadjang menghubungi perwakilan pemain. “Dia cukup percaya diri. Saya sangat ingin tampil di Indonesia untuk memperkuat Persib, kata Djadjang.

Meski berasal dari Eropa, Livaja tidak langsung diterima di tim Bobotoh. Pelatih yang akrab disapa Djanur itu akan tetap memilihnya. “Coba dulu saat latihan, mungkin juga dimainkan di Piala Presiden, supaya bisa dilihat bagaimana permainannya,” jelasnya.

Selain Livaja, Overtuum menjadi pemain lain yang kemungkinan akan masuk seleksi pekan ini. Pemain asal Belanda itu direkomendasikan oleh agen Sergio van Dijk. Nantinya, pelatih berkumis itu akan melihat seperti apa penampilan pemain asing tersebut sebelum memilihnya.

Djanur memuji pemain mudanya

Djanur merasa belum lengkap dengan skuad Persib saat ini. Mereka menang tipis 1-0 atas PSM Makassar pada laga pertama Grup 3 Piala Presiden, Senin, 6 Februari. Padahal, dengan skuadnya saat ini, seharusnya mereka bisa meraih kemenangan lebih besar.

“Hambatannya mungkin ada pembulatan. Karena kami menciptakan banyak peluang. Namun hanya satu gol yang tercipta. “Itu dari bola mati,” katanya.

Oleh karena itu, Djanur akan menghidupkan kembali posisi Sergio Van Dijk dan Shohei Matsunaga pada pertandingan berikutnya. Bisa saja terjadi kebuntuan pada laga kali ini karena kurangnya dukungan dari lini tengah.

Pada laga melawan PSM Makassar, tak ada satupun yang mendapat umpan yang sangat matang. Bola-bola yang datang sebagian besar berasal dari bola mati dan serangan sayap. Sementara permainan terbuka Dari Erick Weeks, posisi Lewis tak terlalu terlihat. Nyatanya, Gian Zola tampil lebih berani.

Djadjang pun memuji Gian Zola dan Henhen Haryanto. Dua pemain muda yang baru saja dipromosikan ke tim utama Persib dan latihan Persib U-21. Tanpa ragu, kedua pemain muda itu langsung tampil dalam awal XI.

Tumpang tindih peran dengan Erick membuat Zola bisa lebih tenang dalam mengontrol dan membagi bola, mengubah arah dan alur serangan.

Dua kali lewat Terobosannya berbahaya. Beruntung Hamka Hamzah masih mampu menghentikannya. Jika tidak, Van Dijk dan Shohei Matsunaga bisa membuat gol Juku Eja menjadi mimpi buruk.

“Zola dan Henhen saya cukup puas. “Mereka cukup bagus, percaya diri, langsung masuk tim,” kata Djanur.

Selain kedua nama tersebut, sebenarnya masih ada satu pemain lagi yang masuk kategori U-23 dan masuk starting line-up, yakni Febri Hariyadi. Namun, ia sudah masuk seleksi tim utama sejak Indonesia Soccer Championship (ISC) A musim lalu.

Djadjang mengungkapkan ketidaksenangannya terhadap pemain asing yang tetap dipilih untuk Piala Presiden, Erick Weeks Lewis. Pemain asal Liberia itu dinilai belum menunjukkan kemampuan terbaiknya.

“Erick Weeks masih belum terlihat. “Dia tidak menunjukkan performa terbaiknya hari ini,” ucapnya.

Hal itu membuat staf pelatih berpikir dua kali untuk segera merekrutnya. Djadjang dan tim akan terus memantau kemampuan gelandang serang tersebut. Jika performanya tak kunjung membaik, bukan tidak mungkin ia akan mencari penggantinya.

“Kami akan memantau pemain ini. “Jika masih demikian, maka kami masih akan mencari pemain lain untuk posisi gelandang serang,” tegas Djadjang.—Rappler.com

Result SDY