Persiba Balikpapan vs Persib Bandung: Saatnya mendominasi puncak klasemen
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
Maung Bandung mewaspadai permainan keras tim Beruang Madu.
JAKARTA, Indonesia — Persib Bandung berpeluang naik ke puncak klasemen Indonesia Soccer Championship (ISC) A. Syaratnya bisa mengalahkan tuan rumah Persiba Balikpapan pada pekan keempat ISC A, Sabtu 21 Mei. , pukul 19.00 WIB, di Stadion Parikesit, Balikpapan.
Koleksi poin tim berjuluk Maung Bandung saat ini adalah 6 poin dari 3 pertandingan. Hanya satu kemenangan akan membuat penghitungan mereka mencapai 9 poin. Cukup menyalip Mitra Kukar yang meraih 8 poin usai mengalahkan Arema Cronus 2-1 pada Jumat 20 Mei.
Namun melawan Persiba, Persib harus hati-hati. Karena lawan suka bermain keras.
Pelatih Persib Bandung Dejan Antonic mewanti-wanti anak asuhnya agar tidak terprovokasi dengan permainan lawan. Ia tahu gaya bermain Persiba cukup alot sehingga mampu melampiaskan emosi para pemainnya.
“Itulah tujuan mereka. Bermain keras, biarkan pemain kami emosional. “Jangan emosi, kalau tidak kami tidak akan bermain bagus,” ujarnya.
Caranya adalah dengan bertarung dengan sabar dan berusaha mengantisipasi kontak fisik dari lawan. Menurut Dejan, hal itu cukup memastikan strategi Persib tidak terganggu.
Sebaliknya, ia meminta para pemain Maung Bandung berani dan sabar membawa bola ke depan.
Artinya, Dejan berusaha menjadikan senjata permainan keras Persiba menjadi bumerang. Selain waspada dan berharap tidak terluka, gaya ini juga memiliki sisi positif. Membuat lawan banyak melakukan pelanggaran sehingga bisa menguntungkan Persib.
Jadi, jika Anda dilanggar di sekitar area kotak penalti, akan lebih menguntungkan tim Anda
“Kalau banyak bola mati, itu bagus untuk peluang tim,” tegasnya.
Namun ia tetap mengharapkan kecepatan para pemain Beruang Madu. Pasalnya, strategi serangan balik tim Kaltim juga cukup berbahaya.
Persiba tanpa pilar
Beruang Madu dipastikan tidak bisa menampilkan Antonio Teles, gelandang utama mereka. Pemain pintar itu terpaksa dihukum dengan mengoleksi kartu kuning.
Sanksi tersebut merupakan buah dari kerja keras Persiba selama ini. Alhasil, pelatih Jaino Matos menyiapkan opsi strategis untuk Teles.
Persiba sendiri kemungkinan besar akan bermain bertahan. Hal ini untuk menyeimbangkan strategi Persib yang memiliki pemain jauh lebih baik dari mereka.
“Kami memahami cara mereka bermain,” katanya.
Jaino akan membunuh Robertino Pugliara dan dua sayap Persib, David Laly dan Samsul Arif. Selama ini alur serangan Maung Bandung selalu diawali dari pergerakan para pemainnya tersebut.
Bola-bola dari belakang selalu mengarah ke dua ketukan penyerang Persib. Namun ia merasa para pemainnya tidak bermain keras untuk menghentikan pergerakan pemain lawan, benturan yang terjadi pada dirinya merupakan hal yang wajar dalam sebuah pertandingan.
“Kami akan bermain normal. “Saya tidak pernah meminta pemain kasar, itu bagian dari permainan,” ujarnya.—Rappler.com
BACA JUGA: