• March 19, 2026
Pidato Kemenangan Hillary Clinton: ‘Sejarah untuk Perempuan’

Pidato Kemenangan Hillary Clinton: ‘Sejarah untuk Perempuan’

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

“Ini pertama kalinya seorang perempuan menjadi calon dari partai besar.”

JAKARTA, Indonesia – Hillary Clinton mendeklarasikan kemenangan bersejarah bagi perempuan pada Selasa, 7 Juni. Memang benar, istri mantan Presiden Amerika Bill Clinton semakin dekat untuk menjadi presiden perempuan pertama Amerika.

“Terima kasih kepada Anda, kami telah mencapai batu loncatan,” kata Hillary yang bergembira saat berpidato di hadapan para pendukungnya di New York. “Ini pertama kalinya seorang perempuan menjadi calon dari partai besar.”

Kemenangan tersebut merupakan 8 tahun sejak pertama kali ia mencoba mengikuti pemilu presiden di Negeri Paman Sam. Saat itu, ia dikalahkan oleh rekan senatornya, Barack Obama, presiden Amerika Serikat saat ini.

Hillary pun berhasil mengungguli rivalnya dari Partai Demokrat, Bernie Sanders, menjelang putaran terakhir pemilu yang berlangsung Selasa pekan lalu. Perolehan suara mantan ibu negara itu melebihi angka yang diizinkan, yakni 2.383 untuk memastikan posisinya sebagai calon dari Partai Demokrat.

“Saya yakin kita akan menjadi kuat bersama-sama. Tuntutan dalam pemilu ini sangat tinggi, dan pilihannya jelas, ujarnya.

Satukan partai

Namun, langkah Hillary tidak berhenti sampai di sini. Dia masih perlu menyatukan suara partainya yang terpecah. Juga lebih baik dari kandidat Partai Republik, Donald Trump.

Hingga saat ini, Bernie Sanders masih menolak mundur dari kontestasi sehingga Partai Demokrat masih belum mempunyai satu suara. Pendukung Sanders pun pantang menyerah dan akan memperjuangkan kandidatnya hingga konvensi partai Juli mendatang.

Meski demikian, langkah Hillary tampaknya tidak akan terlalu sulit karena Obama sendiri yang memberikan ucapan selamat. Bahkan, ia menawarkan diri menjadi salah satu pendukungnya.

Presiden Obama menyatakan akan mengundang keduanya ke Gedung Putih Kamis depan.

Serangan Trump

Sementara itu, Donald Trump telah menyatakan akan menyerang Hillary dan Bill Clinton sepenuhnya. “Saya akan berpidato, mungkin hari Senin, membahas apa yang telah dilakukan keluarga Clinton,” katanya.

Trump mengklaim pidato ini akan ‘sangat informatif’ dan ‘sangat-sangat menarik’.

Hillary pun tak lupa memasukkan kritik terhadap pengusaha kontroversial itu dalam pidato kemenangannya.

“Donald Trump secara temperamen tidak cocok menjadi presiden atau pemimpin,” kata Hillary.-Rappler.com

Result Sydney