• April 5, 2025

Polisi menangkap Ridho Rhoma ketika dia berada di hotel

Ini adalah ringkasan yang dihasilkan AI, yang dapat memiliki kesalahan. Konsultasikan dengan artikel lengkap untuk konteks.

Hasil tes urinet membuktikan berkah positif menggunakan obat.

JAKARTA, Indonesia (Diperbarui) – Roycke Harry Langie, kepala komisaris Jakarta Barat, menjelaskan penangkapan musisi Ridho Rhoma di hotel Ibis di daerah Tanjung Duren berdasarkan informasi yang diterima timnya dari masyarakat. Putra Rhoma Irama ditangkap dalam operasi khusus yang langsung dipimpin oleh Kasat Narkotika Polisi Metro Jakarta Barat, AKBP Sehermanto Sabtu pagi, 25 Maret jam 4 pagi Wib.

Pada saat itu, Ridho bersama seorang tersangka lain seorang pria dengan inisial MS. Keduanya ditangkap ketika mereka baru saja tiba di hotel dan mengarah ke lift.

“Sebelum mereka ditangkap, mereka berdua melakukan serangkaian kegiatan narkoba di sebuah apartemen di Jakarta Tengah,” kata Roycke ketika dia memberikan siaran pers di markas polisi Jacarta Barat pada Sabtu malam, 25 Maret.

Dari tangan Ridho, polisi menyita bukti dalam bentuk paket obat metamfetamin 0,7 gram, satu set mengisap atau bong, mobil sipil Honda dan satu ponsel. Sementara itu, Polisi telah menyita satu bong, satu tutup botol dan dua ponsel.

Ridho dicurigai dari bagian 112 paragraf (1) sub bagian 127 bekerja sama dengan bagian 132 paragraf (1) dari nomor Undang -Undang 35 tahun 2009 mengenai obat -obatan. Pedang yang berusia 28 tahun itu terancam hukuman penjara selama kurang dari 4 tahun. Sementara MS telah dibebankan dalam hal bagian 114 paragraf (1), bagian 112 paragraf (1) JO Bagian 132 paragraf (1) dari nomor Undang -Undang 5 tahun 1997 mengenai psikotropika. MS terancam dengan hukuman penjara antara 5-20 tahun.

Sebagai hasil dari beban kerja

Roycke mengatakan tes urin dilakukan pada keduanya; Hasil MS dan Ridho telah terbukti memiliki obat. Bahkan berdasarkan pengakuan Ridho, musisi telah mengkonsumsi obat -obatan selama dua tahun terakhir.

“Sementara itu, penyebabnya adalah mengkonsumsi obat -obatan berdasarkan pengakuan beban kerja yang dimaksud. Mungkin tidak cepat menjadi kantuk,” kata Roycke.

Polisi saat ini terus menyelidiki jaringan dan sumber daya narkoba yang dikonsumsi. Berdasarkan pengakuan MS, kota, ia hanya menjual obat ke komunitas tertentu.

Keluarga Ridho, kata Roycke, dihubungi. Saat ini, belum diketahui apakah ia akan ditahan atau dikirim ke pusat rehabilitasi.

Publik terkejut mengetahui penangkapan Ridho karena terkait dengan kasus -kasus narkoba. Karena keluarga Ridho, terutama ayahnya, secara agresif memiliki kampanye untuk menjauh dari narkoba dan minuman. – Rappler.com

unitogel