PSG Academy memulai latihan pertamanya bersama pemegang Bali United
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
Indra Sjafri, pelatih Bali United, dan pemain seperti Irfan Bachdim menemani latihan tersebut
KUTA, Indonesia – Klub sepak bola asal Prancis, Paris Saint-German (PSG) Academy bekerja sama dengan Bali United menggelar sesi latihan pertamanya di Lapangan Tri Sakti, Kuta pada 28 Januari.
Pelatih Bali United Indra Sjafri beserta asistennya Eko Purdjianto dan Made Pasek Wijaya turut memberikan materi latihan.
Beberapa pemain Bali United seperti I Made Wardana, Diky Indriyana, Miftahul Hamdi, dan Irfan Bachdim turut mendampingi peserta PSG Academy.
Pelatihan pertama diikuti oleh 56 peserta dengan berbagai tingkat usia: 6-12 tahun, 13-15 tahun, dan 16-19 tahun. Indra mengatakan ada tiga materi penting yang diajarkan kepada peserta.
“Yang penting usia muda, olah raga lewatkontrol, dan menggiring bola “Betul,” kata Indra usai mendampingi pelatihan.
Dijelaskannya, kurikulum yang diberikan kepada siswa merupakan gabungan antara PSG Academy dan Bali United. Menurutnya, tujuan kerja sama PSG Academy dan Bali United juga untuk menyediakan sumber pemain yang akan melengkapi grup berjuluk Serdadu Tridatu tersebut.
“Kami berlatih sejak muda, jadi kami tahu latar belakang pemain yang akan kami rekrut untuk tim profesional. “Tujuan kami adalah mendapatkan pemain,” katanya.
Irfan mengatakan, sangat menyenangkan berbagi ilmu dengan anak-anak. Selama latihan, mantan striker klub Divisi Dua Liga Jepang Consadole Sapporo itu mendampingi peserta berusia 13-15 tahun.
“Anak-anak adalah masa depan kita. “Saya senang bisa memberikan motivasi,” kata Irfan.
Saat mendampingi, ia tidak hanya menjelaskan materi secara teknis. Suami Jennifer Bachdim pun memberikan motivasi khususnya untuk memperhatikan asupan nutrisi.
“Keinginan kerja keras, disiplin, semuanya untuk olah raga,” ujarnya.
Sementara itu, Abadi Gunawan (19 tahun), peserta PSG Academy yang berasal dari Makassar mengaku sangat tertarik untuk mengikuti latihan pertama. Di Bali dia tinggal sendirian untuk belajar sepak bola.
“Saya baru kost di Bali tiga hari lagi karena tertarik gabung di sini. Setahu saya Bali sedang mencari bibit-bibit muda. “Saya tahu (PSG Academy) dari Twitter dan Instagram,” ujarnya.
Pada latihan pertama, Abadi didampingi pelatih Bali United U-21, I Wayan Arsana. “Sesi pembelajarannya bagus, materinya lewatmengontrol dan menendang bola,” ujarnya. —Rappler.com