PSSI langsung mengeksekusi lima perintah FIFA
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
Kompetisi Kejuaraan Sepak Bola Indonesia yang sedang berlangsung terancam kandas.
JAKARTA, Indonesia – Setelah Hinca Panjaitan ditunjuk sebagai Plt Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menggantikan La Nyalla Mattalitti yang menjadi tersangka kasus korupsi, Federasi Sepak Bola Seluruh Indonesia bergerak cepat.
Hinca langsung bereaksi terhadap pencabutan skorsing PSSI oleh pemerintah yang kemudian diikuti oleh badan sepak bola dunia (FIFA). Mereka langsung diinstruksikan untuk segera melakukan 5 hal.
Kelima hal tersebut adalah:
- Penyelesaian perselisihan pemain,tinjauan hubungan dengan Persatuan Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) dan standarisasi kontrak pemain.
- Berkomunikasi dengan pemerintah untuk mewujudkannya manajemen yang baik.
- Mempersiapkan kompetisi profesional dan meninjau Indonesia Super League (ISL) sebagai kompetisi resmi.
- Mempersiapkan tim nasional untuk bertemu peristiwa internasional terdekat.
- Fokus pada infrastruktur di seluruh Indonesia
Selain itu, PSSI juga akan berkomunikasi langsung dengan Menteri Pemuda dan Olahraga; Menteri Sekretaris Negara; dan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan.
Terkait lima poin permintaan FIFA, termasuk status pemain dan penyesuaian statuta PSSI dengan statuta baru FIFA, Hinca mengaku akan melengkapinya.
“Kita harus bersiap menyelesaikan kasus perselisihan antar pemain dan meninjau kembali hubungan dengan APPI,” kata Hinca.
“Kami juga diminta menyusun standar kontrak baru yang baik dan dapat melindungi kepentingan pemain dan klub. “Ada juga asuransi, itu yang paling penting,” ujarnya.
PSSI, lanjut Hinca, juga telah diminta FIFA untuk mengkaji ulang statuta PSSI agar memenuhi standar perundang-undangan FIFA.
Statuta FIFA banyak diubah dan mulai berlaku 60 hari kemudian. PSSI juga harus menyiapkan review statuta ini sesuai FIFA, kata Hinca yang juga Sekretaris Jenderal Partai Demokrat.
Untuk memastikan hubungannya dengan pemerintah, PSSI akan segera berkomunikasi dengan pemerintah
“Kami segera berkomunikasi intens seperti Menteri Pemuda dan Olahraga, Menteri Sekretaris Negara, juga Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan,” ujarnya.
Kompetisi segera dipesan
Nasib kompetisi resmi Indonesia Soccer Championship (ISCA) 2016 baik A maupun B bisa saja gagal.
Sama halnya dengan PSSI jika otoritas sepak bola nasional tiba-tiba menghentikan kompetisi independen secara sepihak. Ide pengaktifan kembali ISL pun sempat mengemuka dalam rapat manajemen PSSI pada Senin 16 Mei.
“Untuk kompetisinya akan kita bahas selanjutnya, di Exco (Komite Eksekutif) pertemuan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat,” jelasnya.
Sebelum sanksi PSSI dicabut, pertanyaan soal kompetisi sebenarnya sempat dilontarkan ke PT GTS, operator ISC. Mereka dengan senang hati menyatakan kompetisi bersifat independen dan tetap berjalan meski sanksinya dicabut oleh PSSI.
“Kami juga sudah berkomunikasi dengan pemerintah dan PSSI. “ISC akan terus berlanjut,” katanya.—Rappler.com
BACA JUGA: