• March 4, 2026
Puisi untuk YY karya Menteri Agama Lukman Saifuddin

Puisi untuk YY karya Menteri Agama Lukman Saifuddin

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Menteri Agama Lukman Saifuddin menciptakan puisi berjudul Api untuk Yuyun

JAKARTA, Indonesia – Kasus tewasnya seorang siswi SMP asal Bengkulu, YY (14 tahun) usai diperkosa 14 remaja laki-laki, membuat duka cita Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Peristiwa tersebut menginspirasi Lukman untuk membuat puisi yang judulnya terinspirasi dari gerakan masyarakat bernama Nyala Untuk Yuyun.

Berikut puisi karya Lukman seperti dilansir dari siaran pers Humas Kementerian Agama, Sabtu, 7 Mei.

Api Untuk Yuyun

Tragedi Yuyun merupakan puncak gunung es kasus pemerkosaan
Anak tersebut menjadi korban kekerasan seksual yang mengerikan
Banyak kasus serupa yang tidak dilaporkan namun luput dari perhatian
Yuyun juga bukan satu-satunya korban
Tanpa meminimalkan kebobrokan dan barbarisme
Pelaku sebenarnya juga adalah korban
Mereka adalah korban dari lingkaran setan
Terjebak dalam kejahatan, terbelenggu oleh rantai kemiskinan

Kasus di Bengkulu sangat mengejutkan
Seluruh pelakunya adalah remaja yang menghabiskan waktunya dengan meminum minuman beralkohol
Anak putus sekolah yang kehilangan akal sehatnya
Dia menghabiskan energinya dengan melakukan kejahatan
Keadaan orang tua dan lingkungan setempat pun tidak kalah peliknya
Terjepit oleh beban hidup yang kisruh
Ditambah pengabaian dan pengabaian elit
Kompleksitas permasalahan pun menjadi lengkap

Kasus Yuyun semakin membawa sinyal bahaya yang membuatnya miris
Perempuan muda menjadi korban kekerasan seksual yang sangat sadis
Trauma seumur hidup atau kematian tragis
Remaja laki-laki dihantui oleh bahaya pornografi dan roh-roh jahat
Biarkan mereka kehilangan akal sehatnya dan menjadi sembrono dan bejat

Kita harus menanggapi sinyal bahaya ini dengan serius
Menghukum pelanggar dengan sanksi berat yang mencerminkan keadilan
Memperkuat ketahanan keluarga sebagai penjaga kebaikan
Meningkatkan kegiatan pendidikan bagi generasi muda
Hindari sudut pandang puritan dan misoginis
Meningkatkan kesadaran akan potensi kekerasan terhadap anak dan perempuan

Selama ini perempuan diposisikan sebagai biang permasalahan
Perempuan korban kekerasan seksual justru dituding salah
Upaya pencegahan hanya fokus pada satu sisi prasangka
Hidup bersama wanita dilarang membangkitkan nafsu pria
Itu seperti seorang gembala yang diminta
Agar domba tidak menggoda serigala

Meski begitu menyedihkan kasus Yuyun
Korban sama sekali tidak mau mengundang nafsu
Mempertanyakan pakaian yang dikenakannya memang salah
Beliau sedang dalam perjalanan pulang dari mengejar ilmu yang mulia
Dia sudah tahu rute yang diambilnya
Dia bukanlah penyebab tragedi seperti yang diklaim

Jadi belajarlah dari kasus ini
Ada cara yang lebih adil untuk mengurangi risiko terjadinya
Yakni dengan menggelorakan kesadaran diri secara masif
Bahwa kapanpun dan dimanapun anak dan perempuan harus dilindungi
Perlu juga dicari tahu apa saja penyebab nafsu yang tidak terkendali

Sampai Anda kehilangan akal untuk melakukan hal-hal yang tidak manusiawi
Kalau pemicunya ternyata alkohol dan pornografi
Penyalahgunaan kedua hal ini juga harus diberantas

Kasus ini sungguh membuat kita semua terpukul
Sadarilah betapa manusiawinya tugas tersebut
Hal ini menjadi semakin tidak sederhana

Yuyun sayang
Anda telah meninggal dunia
Kembalilah kepada-Nya dalam pelukan cinta

Kematianmu tidak boleh sia-sia
Kami di sini akan terus terjaga
Lampu perlindungan anak dan perempuan harus terus menyala.

—Rappler.com

BACA JUGA:

Keluaran Hongkong