• March 19, 2026
Puluhan rumah nelayan di Malang terendam air laut

Puluhan rumah nelayan di Malang terendam air laut

Ini adalah ringkasan buatan AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteks, selalu merujuk ke artikel lengkap.

Dampak perampokan semakin besar karena gelombang tinggi

MALANG, Indonesia – Puluhan rumah terendam air rampok (banjir rob) di pesisir Kabupaten Malang, Jawa Timur, pekan ini. Rumah-rumah yang berjarak antara 50 meter hingga 100 meter dari garis pantai tergenang air laut hingga ketinggian 30 cm. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang meminta warga tetap waspada pada pekan ini.

“Pada 7 Juni, 18 rumah terendam di Pantai Tamban, Desa Tambaksari, Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Air masuk ke dalam rumah setinggi 30 cm dan mulai pukul 07.00 WIB. berlangsung hingga pukul 12.00 WIB,” kata Kepala BPBD Kabupaten Malang Hafi Lutfi, Kamis, 9 Juni.

Warga melarikan diri selama setengah hari, tetapi kembali ke rumah masing-masing pada malam hari. BPBD sudah menyiapkan jalur evakuasi dan juga clearing yang berjarak sekitar 1 km di atas kota penduduk sebagai lokasi evakuasi jika diperlukan.

Pantai Tamban yang dihuni sekitar 65 kepala keluarga ini juga memiliki sistem peringatan dini sebagai tanda jika permukaan air laut naik.

“Sampai saat ini tidak ada pengungsi, tidak ada korban jiwa. Kerusakan yang tercatat adalah ladang jagung milik warga. Sistem peringatan dini (yang) sedang dipasang akan berbunyi jika permukaan laut naik. Ada juga tembok pemecah gelombang yang memberikan waktu bagi pengungsi untuk menyelamatkan diri jika terjadi gelombang pasang atau tsunami,” ujarnya.

Sementara itu, hari ini sekitar 13 rumah terendam di Pantai Kondang Merak, Desa Sumbermening, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. Rumah tersebut digenangi air setinggi 10 cm dari pagi hingga sore hari.

Palang Merah Indonesia Kabupaten Malang juga mencatat perampokan, Muncul pula fenomena gelombang tinggi di sekitar Pantai Lenggoksono, Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo, Pantai Tamban di Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Pantai Jaelangkung di Kecamatan Gedangan, Pantai Balekambang dan Kondang Merak di Kabupaten Bantur.

“Rumah terendam banjir, warga mengamankan barang dan perahunya. Tahun lalu ada kapal yang rusak tapi tahun ini tidak ada apa-apa,” kata Aprilijanto.

Eko Prasetyo, Prakiraan Cuaca BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya, mengatakan dampak gelombang tersebut rampok kali ini lebih dahsyat karena ada juga fenomena gelombang tinggi yang bukan disebabkan oleh badai atau angin kencang.

“Ada fenomena swell, yaitu high pressure yang berpusat di sebelah barat Australia. Tapi dampaknya bisa dirasakan di sini. Jadi jangan heran kalau tidak ada angin, tapi ombaknya tinggi,” kata Eko, Kamis 9 Juni.

Gelombang tinggi merata di Jawa Timur bagian selatan dan diperkirakan berlangsung selama lima hari ke depan. Ombak diperkirakan mencapai ketinggian 3 hingga 4 meter di pantai.

Eko prihatin dengan dampak gerusan akibat dampak gelombang tinggi terhadap bebatuan dan pantai. “Bukan genangan atau genangan yang menjadi perhatian, tapi dampak gerusan pada karang dan pantai akibat gempuran ombak,” ujarnya. – Rappler.com

Live Result HK