Pusamania vs Mitra Kukar: Penentuan Status Raja Kalimantan
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
Derby Kalimantan akan dilangsungkan dalam lanjutan laga grup A Piala Bhayangkara. Siapa yang pantas disebut Raja Kalimantan, Pusamania Borneo FC atau Mitra Kukar?
JAKARTA, Indonesia — Pertandingan Pusamania Borneo FC melawan Mitra Kukar Hal tersebut justru memberikan implikasi berbeda bagi kedua tim. Pasalnya, hasil pertandingan mereka sejauh ini berbeda. Peluang mereka juga berbeda.
Laga play-off Grup A Piala Bhayangkara akan digelar di Stadion Jalak Harupat, Soreang, Bandung pada Kamis 24 Maret pukul 14.30 WIB.
Di kubu Mitra Kukar, mereka masih berpeluang lolos ke babak semifinal. Torehan dua poin dan sisa dua laga masih bisa kita perjuangkan bersaing melawan Persib Bandung dan Sriwijaya FC.
Sedangkan Pusamania Borneo FC (PBFC) bisa dikatakan sudah tamat. Mereka tak lagi berpeluang bersaing untuk lolos ke babak semifinal akibat hasil buruk di tiga laganya. Hingga saat ini PBFC belum memiliki poin. Selalu kalah.
Di atas kertas, Mitra Kukar jelas difavoritkan dibandingkan PBFC untuk memenangkan laga ini. Namun di lapangan mungkin hasilnya akan berbeda karena laga ini merupakan laga bergengsi.
Dijuluki PBFC, Pesut Etam tentu tak mau menyerahkan kehormatannya begitu saja kepada Mitra Kukar. mereka akan bertarungbahkan lebih bertarung dan bersemangat dibandingkan dengan game sebelumnya.
“Jika itu sebuah permainan, derby ini tentang harga diri kita. Saya meminta seluruh pemain berjuang sekuat tenaga untuk mengalahkan mereka, kata presiden klub PBFC, Nabil Hussein.
Bahkan, beratnya permainan ini membuat ia harus mendatangi pemainnya satu per satu, memberikan motivasi dan meminta kemampuan untuk melawan mereka semua.
“Hal-hal itu saya sampaikan satu per satu secara pribadi,” imbuhnya.
Sebagai dua wakil Kalimantan di laga kali ini, sudah sepatutnya keduanya ingin membuktikan siapa yang lebih baik. Mitra Kukar, selain termotivasi karena derbymereka pun mempunyai motivasi untuk menjaga asa lolos ke babak selanjutnya.
Meski demikian, pelatih Subangkit Mitra Kukar mengingatkan anak asuhnya untuk tetap bermain tenang. Jangan terpancing emosi dan tensi pertandingan yang tinggi, karena bisa saja lawan bermain keras.
Ia tak ingin para pemainnya kehilangan pola dan tidak mengeksekusi strategi dengan baik hanya karena terbawa emosi lawan. “Saya minta para pemain tetap bermain tenang. Jalankan taktik, jangan terbawa emosi. Tim harus bisa bermain sabar dan fokus meraih hasil terbaik, tidak terprovokasi lawan, kata Subangkit.
Sayangnya Mitra Kukar tidak seperti PBFC saat ini. Tim berjuluk Naga Mekes itu harus kehilangan dua pemain asingnya, Marlon da Silva dan Arthur Cunha. Keduanya absen karena akumulasi kartu dan cedera.
Hanya Rodrigo Dos Santos yang bisa diharapkan performanya bisa mengangkat permainan. “Kita lihat dulu dan tunggu nanti, baru kita tunjukkan apakah kita akan bermain menyerang atau bertahan,” ujarnya. —Rappler.com
BACA JUGA: