Ribuan penumpang maskapai penerbangan Australia Tigerair masih terjebak di Bali
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
Tigerair Australia diyakini melanggar aturan dengan menjual tiket pesawat kepada penumpang
JAKARTA, Indonesia – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan akhirnya memberikan izin penerbangan tambahan untuk maskapai Virgin Australia dan izin penerbangan charter untuk Tigerair Australia. Pasalnya, masih ada ribuan penumpang maskapai Australia Tigerair yang akhirnya terpaksa tinggal lebih lama di Bali, karena operasional penerbangan dihentikan sementara oleh Kementerian Perhubungan.
“Izin ini semata-mata untuk memberikan pelayanan kepada penumpang dari Denpasar – Bali yang kembali ke Australia. Izin tersebut hanya berlaku untuk penerbangan satu arah yaitu hanya dari Bali ke Australia dan tidak berlaku sebaliknya, kata Agoes Soebagio, Kepala Departemen Kerjasama dan Humas Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, dalam keterangannya. pernyataan pernyataan tertulis mengatakan. pada hari Kamis, 12 Januari.
Izin penerbangan tambahan tersebut diberikan mulai 12 Januari untuk penerbangan rute Denpasar-Brisbane dan Denpasar-Sydney. Namun Virgin Australia tidak dapat mengangkut sisa penumpang Tigerair Australia yang masih berada di Bali dan ingin kembali ke tanah air. Oleh karena itu, Tigerair Australia diperbolehkan mengangkut sisa penumpang.
Berdasarkan informasi dari perwakilan Tigerair Australia di Indonesia, Farshal Hambali, masih ada 2.070 penumpang yang belum mendapat alternatif untuk diangkut kembali ke Australia. Diperkirakan semuanya sudah bisa diangkut pada 16 Januari.
Kementerian Perhubungan mengingatkan maskapai Tigerair Australia untuk tidak melanggar izin yang diberikan kepada mereka, yaitu:
- tidak mengangkut penumpang pada penerbangan Melbourne-Denpasar, Perth-Denpasar dan Adelaide-Denpasar
- Permohonan penerbangan (flight clearance) terdiri dari izin diplomatik Kementerian Luar Negeri, izin keamanan dari Mabes TNI dan persetujuan penerbangan dari Kementerian Perhubungan
- tidak menjual tiket
- Manifes penumpang rute penerbangan Denpasar-Adelaide, Denpasar-Perth, dan Denpasar-Melbourne wajib diketahui oleh pejabat Kantor Otoritas Bandara Regional IV-Bali sebagai syaratnya. izin penerbangan
- Kegiatan penerbangan disesuaikan dengan slot time yang ada di Bandara Ngurah Rai
Kementerian Perhubungan menjelaskan pihaknya menghentikan sementara operasional Tigerair Australia karena menjual tiket pesawat melalui website di Indonesia. Meski hanya untuk penerbangan charter. Maskapai penerbangan Virgin Australia seharusnya mempunyai hak untuk menjual tiket.
“Semua maskapai asing harus mematuhi aturan yang kami tetapkan,” kata Agoes.
Penghentian sementara operasional Tigerair akan terus dilakukan hingga maskapai terkait memberikan penjelasan resmi. Pernyataan Kementerian Perhubungan ini disampaikan setelah Tigerair Australia menuding pemerintah Indonesia tidak menghormati kesepakatan penerbangan ke Bali.
“Jika pemerintah Indonesia tidak mau menghormati perjanjian saat ini, kami meminta mereka memberi kami tenggang waktu sehingga kami dapat terus terbang sambil bersama-sama memenuhi persyaratan baru,” kata CEO Tigerair Rob Sharp dalam pernyataan tertulisnya. penyataan. Kamis, 12 Januari. – Rappler.com