Rizieq Shihab bergabung dalam massa aksi 212
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
Massa aksi menyerukan agar Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dicopot dari jabatannya
JAKARTA, Indonesia – Dikabarkan tak hadir dalam Aksi 212, pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab akhirnya ikut berunjuk rasa di depan gedung DPR/MPR.
Dalam sambutannya, Rizieq Shihab menyampaikan terima kasih kepada Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto.
Menko Polhukam Wiranto terima kasih sudah membuka dialog dengan kami, kata Rizieq Shihab, Selasa, 22 Februari 2017, di depan gedung DPR/MPR.
Rizieq juga meminta massa aksi tetap tertib dalam aksinya. Ia juga mengatakan delegasi Forum Umat Islam (FUI) diterima dengan baik oleh Komisi III DPR.
“Sebentar lagi delegasi akan berangkat. Mari kita dengar hasilnya apa, kata Rizieq. Tak lama kemudian, beberapa delegasi FUI dan anggota Komisi III DPR keluar menemui massa di depan DPR-MPR.
Hadir dalam acara tersebut Sekjen FUI Muhammad Al Khaththath, Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo, anggota Komisi III DPR Trimedya Panjaitan, beserta jajarannya perwakilan masyarakat yang membidangi hukum.
“Saya sampaikan ke massa di sini, perwakilan Komisi III DPR. Mudah-mudahan DPR bisa berupaya memenuhi tuntutan kami, ujarnya.
Dalam tuntutannya, kata Al Khaththath, mereka meminta Komisi III menghentikan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Gubernur DKI Jakarta. Ketika Ahok dipenjara karena sering mengulangi perbuatannya, hal itu menimbulkan perpecahan di Indonesia.
“Ini preseden buruk, saudara-saudara. Kami tidak ingin para pemimpin kami dituduh. “Karena kalau ini dibiarkan, ke depan kita akan ada terdakwa gubernur, terdakwa bupati, terdakwa walikota, bahkan bisa saja ada presiden yang dimakzulkan,” ujarnya.
Selain dua tuntutan tersebut, mereka juga meminta penegak hukum menghentikan kasus alias SP3 yang menjerat Rizieq Shihab, Munarman, dan Bachtiar Nasir. Maka polisi jangan hanya menangkap mahasiswa yang menyampaikan aspirasinya.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti seluruh tuntutan tersebut. Tuntutan ini akan dibahas bersama mitra kerja Komisi III di eksekutif dan yudikatif.
“Dalam waktu dekat kami akan rapat dengan Kapolri. Mudah-mudahan tuntutan saudara didengar, kata Bambang Soesatyo. —Rappler.com