Rizieq Shihab yang diduga mencemarkan Pancasila malah membalas Sukmawati
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
Rizieq Shihab menilai Sukmawati kurang paham
BANDUNG, Indonesia – Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab mengancam akan melaporkan balik Sukmawati Soekarnoputri yang melaporkannya atas dugaan penodaan Pancasila dan pencemaran nama baik terhadap Soekarno.
“Jujur kami akan lapor kembali. Nama Sukmawati melakukan pencemaran nama baik, kata Rizieq saat diperiksa di Mapolda Jabar, Kamis, 12 Januari.
Rizieq diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan penodaan agama dan pencemaran nama baik terhadap Soekarno hari ini. Dia dilaporkan Sukmawati Soekarnoputri pada Oktober tahun lalu.
Sukmawati menilai Rizieq menghina Pancasila dan memfitnah Presiden Soekarno saat menyampaikan ceramah di Lapangan Gasibu Kota Bandung pada 2011.
Rizieq membantah menyebut dirinya melanggar Pancasila dan memfitnah Sukarno. Menurutnya, isi perkuliahannya di Gasibu tahun 2011 adalah materi skripsi yang ditulisnya selama kuliah di Universiti Malaya. Tesis tersebut berjudul “Pengaruh Pancasila Terhadap Penerapan Syariat Islam di Indonesia”.
Dalam tesisnya tersebut, Rizieq mengaku mengkritisi usulan Sukarno kepada Badan Penyelidik Upaya Persiapan Kemerdekaan Republik Indonesia (BPUPKI) tahun 1945 yang menempatkan asas Ketuhanan Yang Maha Esa sebagai asas terakhir.
Setelah mendapat masukan dari para ulama, akhirnya sila Ketuhanan Yang Maha Esa menjadi sila pertama Pancasila. Yang saya kritik adalah rumusan Pancasila yang diajukan Bung Karno. Saya tidak menghina Pancasila, saya tidak mengkritik Pancasila sebagai dasar negara, kata Rizieq.
Rizieq juga mengkritik bukti rekaman video ceramahnya yang menjadi dasar pemberitaan Sukmawati. Menurut dia, rekaman tersebut diedit menjadi 2 menit dari durasi sebenarnya 2 jam. “Ceramah saya dipotong lalu diberitakan fitnah Bung Karno dan fitnah Pancasila. “Itu tidak benar,” kata Rizieq.
Rizieq menilai Sukmawati kurang memahami isi kuliah dan skripsinya. Ia meminta adik Megawati Soekarnoputri itu meminta maaf. “Kalau Sukmawati mencabut laporan dan meminta maaf, maafkan kami, selesai,” kata Rizieq.
Rizieq diperiksa di Direktorat Kriminal Umum Polda Jabar hingga sekitar pukul 15.30 WIB. Pemimpin FPI itu menyatakan siap menjawab kembali panggilan polisi jika diperlukan. “Saya sudah punya BAP, kalau ada tambahan saya siap datang lagi,” ujarnya. —Rappler.com