• March 23, 2026
Saya tertawa kalau KPK disebut sebagai lembaga yang kuat

Saya tertawa kalau KPK disebut sebagai lembaga yang kuat

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Amien Rais mengaku memiliki bukti dokumenter mengenai tindak pidana KPK dan akan menyerahkannya ke Pansus untuk hak penyidikan.

JAKARTA, Indonesia – Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais mengunjungi gedung DPR pada Rabu sore, 19 Juli. Ia mendekati anggota Pansus Hak Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberikan dukungan.

Menurut Amien, dia memiliki dokumen yang menjadi bukti kejahatan lembaga antirasuah itu yang harus diserahkan kepada anggota pansus. Amien awalnya ingin memberikan dokumen dan kesaksian di hadapan anggota pansus. Kemudian keputusan itu ditunda.

“Saya sendiri berinisiatif memberikan masukan kepada pansus untuk diangket. Hanya saja, Ketua Umum saya (PAN) mengatakan; “Pak Amien tunggu sebentar. “Kalau Pak Amien yang pukul KPK, bisa jadi makin gaduh,” kata Amien menirukan kalimat Zulkifli Hasan hari ini.

Dia mengklaim dokumen yang memuat bukti tindak pidana KPK merupakan data yang valid. Sebab, ia memiliki latar belakang pendidikan tinggi dan koneksi luas.

“Maaf, ini aku mahasiswa ilmu politik. Saya seorang profesor ilmu politik. Saya (belajar) di Universitas Gadjah Mada dan (mendapatkan gelar doktor di bidang politik) di Universitas Chicago, Illinois. Saya pernah menjadi ketua MPR dan mengetahui keadaan negeri ini. “Sudah waktunya bagi saya untuk tutup mulut,” katanya.

Ia mengaku akan mengikuti saran Zulkifli untuk menunggu beberapa hari dan menunjukkan bukti di saat yang tepat.

“Jadi, kamu tunggu. “Saya sedikit bersabar karena menurut saya, sebagai lembaga ad hoc, KPK sudah agak keterlaluan dan perlu dibatasi,” ujarnya.

Keterlibatan Amien dalam memberikan dukungan kepada anggota Pansus Hak Penyidikan sempat dipertanyakan publik. Kebijakan itu dilakukan Anies tak lama setelah namanya terseret dalam persidangan kasus korupsi pengadaan alat kesehatan yang melibatkan mantan Menteri Kesehatan tersebut. Ia disebut menerima Rp 600 juta dari yayasan yang dipimpin mantan Ketua PAN Sutrisno Bachir itu. (BACA: Amien Rais Akui Terima Dana dari Sutrisno Bachir)

Belakangan, Amien mengaku sudah menerima uang tersebut. Namun, dia membantah mengetahui sumber uang tersebut.

Mantan Ketua MPR ini membantah Pansus Hak Penyidikan di DPR sengaja melemahkan KPK. Bahkan, dia tertawa ketika KPK disebut sebagai lembaga kuat yang mampu memberantas tindak pidana korupsi.

“Seberapa kuat KPK? Kalau kuat (maka) kasus BLBI (Bantuan Likuiditas Bank Indonesia) selesai, Hambalang selesai. Kalau kasus Bank Century kuat, selesai, Sumber Waras selesai. Oleh karena itu, Komisi Pemberantasan Korupsi lemah. Jangan bilang (pansus) melemahkan KPK, rakyat sudah lemah, kata Amien yang berjanji akan kembali menjadi anggota pansus KPK. – Rappler.com

Result SDY