• March 14, 2026
SBY meminta negara mengusut isu penyadapan percakapan dengan Ma’ruf Amin

SBY meminta negara mengusut isu penyadapan percakapan dengan Ma’ruf Amin

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

“Jika ada perbincangan antara saya dan Kiai Maruf Amin, saya berharap polisi dan jaksa menegakkan hukum sesuai UU ITE,” kata SBY.

JAKARTA, Indonesia – Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta siapa pun yang diduga mendengar pembicaraannya dengan Ketua Majelis Ulama Indonesia Ma’ruf Amin, segera angkat bicara agar aparat keamanan bisa memproses masalah hukum tersebut. .

“Kalau ada perbincangan antara saya dan Kiai Maruf Amin, saya berharap polisi dan jaksa menegakkan hukum sesuai UU ITE,” kata SBY dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, 1 Februari.

Ia pun meminta Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama memberikan bukti untuk menghindari pencemaran nama baik, apakah memang dialah yang diduga menguping pembicaraan SBY-Ma’ruf Amin.

“Saya minta transkrip percakapan saya yang kini diyakini milik Pak Ahok atau tim pengacaranya, saya berharap mendapatkannya. Kalau tidak, saya khawatir bisa ditambah atau dikurangi, yang keluar dari misi, ujarnya.

“Kalau bukan Pak Ahok atau tim kuasa hukum Pak Ahok yang menguping, saya minta diusut siapa yang menguping itu.”

SBY Memang, pada Oktober tahun lalu, calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta yang diusung Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)-Sylviana Murni, menggelar pertemuan dengan anggota Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). dan Pengurus Pusat Muhammadiyah.

“Pada tanggal 7 Oktober 2016 telah terjadi pertemuan antara AHY-Sylviana Murni dengan kedua organisasi tersebut. Hari itu, Agus-Sylvi dijadwalkan bertemu dengan PBNU dan PP Muhammadiyah. Yang saya tahu, tema pertemuan itu adalah Agus-Sylvi mohon doa restu dan nasehatnya agar perjuangan mereka di Pilkada Jakarta berhasil, kata SBY.

“Sebelum AHY berangkat, saya sampaikan salam kepada mereka, dan saya sampaikan bahwa saya akan senang jika bisa bertukar pikiran tentang permasalahan Islam dan dunia,” ujarnya.

Sebelumnya, dalam sidang kasus dugaan penodaan agama yang dilakukan Ahok pada Selasa, 30 Januari lalu, calon gubernur petahana itu mengaku memiliki rekaman bukti antara Ma’ruf Amin dan SBY. Dalam persidangan, Ma’ruf menjadi salah satu saksi yang diajukan jaksa penuntut umum.

Dalam dugaan percakapan SBY dan Ma’ruf, Ahok menyebut SBY meminta Ma’ruf menerima kunjungan Agus-Sylvi.—Rappler.com

unitogel