• April 8, 2026

Selamat ulang tahun Bu Susi

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti merayakan ulang tahunnya yang ke-52 pada 15 Januari

JAKARTA, Indonesia — Selamat ulang tahun, Ny. Susi!

Hari ini, Minggu 15 Januari, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti merayakan ulang tahunnya yang ke-52.

Ia bermalam di tempat kelahirannya di Pangandaran, Jawa Barat, bersama sejumlah anggota keluarga, kerabat, dan staf. Susi telah menjadi salah satu tokoh menteri paling berpengaruh dalam kabinet kerja Presiden Joko “Jokowi” Widodo, bahkan sejak ia pertama kali diumumkan akan memimpin Kementerian Kelautan dan Perikanan (MMF) pada tahun 2014.

Pasalnya, ia memiliki tato, seorang perokok, dan tak memiliki ijazah SMA. Namun tak sedikit pula yang memuji kesuksesannya sebagai pengusaha sukses yang memulai bisnisnya dari nol.

Memulai usahanya sebagai pengepul ikan di Pangandaran, Jawa Barat, ia harus putus sekolah dan menjadi pengusaha sukses.

Sejak memimpin Partai Komunis Tiongkok, ia telah melakukan sejumlah tindakan kontroversial, salah satunya menenggelamkan kapal penangkap ikan asing di perairan Indonesia.

Pada bulan September 2016, gelar tersebut diberikan kepada Susi Pemimpin untuk Penghargaan Living Planet dari Organisasi Lingkungan Dunia, World Wildlife Fund for Nature (WWF), atas kontribusi signifikan terhadap konservasi dan pembangunan berkelanjutan.

Menurut WWF, sepanjang karirnya, Susi telah menerbitkan kebijakan untuk melindungi kesehatan laut, termasuk dukungannya Perjanjian Tindakan Negara Pelabuhan, menetapkan ukuran minimum tangkapan untuk beberapa biota, melarang penggunaan alat penangkapan ikan yang merusak lingkungan, menetapkan kawasan konservasi laut dan mendorong perlindungan spesies laut.

Upayanya dalam memberantas penangkapan ikan ilegal juga membuatnya mendapatkan Penghargaan Honoris Causa dari Universitas Diponegoro Semarang pada bulan Desember 2016.

Tahun ini, Susi sebelumnya menyatakan akan fokus menegakkan aturan kepemilikan pulau-pulau kecil di seluruh wilayah Indonesia.

“Saya terus mengambil kebijakan yang berpihak pada rakyat Indonesia. Tahun depan saya akan mengatur kepemilikan pulau-pulau di Indonesia. “Karena setiap pulau negara, 30 persennya hanya bisa dimiliki oleh asing, sedangkan sisanya milik masyarakat,” kata Susi saat menerima penghargaan dari Undip pada Desember lalu.

Apalagi sampai saat ini kita belum pernah mencatat berapa pulau yang kita miliki dari ujung Sabang sampai Merauke. “Ini tanda bahaya karena kita punya banyak pulau,” ujarnya. —Rappler.com

uni togel