Semua yang perlu Anda ketahui tentang ‘Miss Universe 2016’
keren989
- 0
Pada tahun 2017, acara ‘Miss Universe’ diadakan di Filipina
JAKARTA, Indonesia – Demam kontes kecantikan kembali marak di bulan Januari ini, ditandai dengan berangkatnya Puteri Indonesia 2016 Kezia Warouw ke Manila, Filipina pada Kamis, 12 Januari, untuk mengawali rangkaian acara. Miss Universe 2016.
Lebih dari 80 kandidat dari seluruh dunia akan bersaing memperebutkan mahkota Ratu Alam Semesta menggantikan Pia Alonso Wurtzbach, Miss Universe 2015 yang berasal dari Filipina.
Seluruh rangkaian acara akan berakhir pada Senin, 30 Januari, di Mall of Asia, Manila, pukul 08.00 waktu setempat (07.00 WIB).
Sambil menunggu ketatnya persaingan Nona Alam Semesta ke-65, berikut rangkumannya Nona Alam Semesta tahun lalu dan apa yang bisa terjadi kali ini.
Ringkasan Miss Universe 2015
Saat Pia mendapatkan mahkota Miss Universe 2015katanya penobatannya sangat “Non-tradisional..sangat 2015.”
Tahun lalu merupakan tahun ketiga Pia Wurtzbach mencoba peruntungannya mewakili Filipina di ajang tersebut Nona Alam Semestadan di penghujung malam puncak, hanya tersisa Pia dan Miss Colombia Ariadna Gutierrez.
Tentu saja para penggemarnya kompetisi seluruh dunia tidak akan melupakan tragedi ketika presenter Steve Harvey salah mengumumkan pemenangnya. Harvey memanggil nama Ariadna, dan sesaat kemudian – setelah Ariadna memakai mahkotanya – Harvey kembali ke atas panggung dan mengumumkan bahwa pemenang sebenarnya adalah Miss Filipina, Pia Alonso Wurtzbach.
Kemudian Steve Harvey akan kembali menjadi pembawa acara Nona Alam Semesta?
Jawabannya: “Ya!”
Sulit dipercaya karena kesalahan Harvey tahun lalu begitu fatal. Namun, Harvey sekali lagi ditunjuk sebagai pembawa acara untuk acara tersebut Miss Universe 2016 di sini di Filipina. Ia akan ditemani model internasional Ashley Graham.
Siapa yang akan terbang ke Filipina?
Selain Steve Harvey, Ashley Graham, dan Pia Wurtzbach, kontestan ke-86 Nona Alam Semesta juga akan terbang ke Filipina. Mereka juga didampingi oleh perwakilan Organisasi Miss Universe, termasuk presidennya, Paula Shugart.
Juri dan artisnya belum diumumkan secara resmi, namun kita berharap beberapa selebriti ternama akan tampil di atas panggung Nona Alam Semesta pada akhir bulan Januari.
Apa agenda peserta?
86 peserta Nona Alam Semesta akan disibukkan dengan berbagai aktivitas menjelang malam puncak. Mereka akan mempunyai kesempatan untuk berkeliling Filipina, bertemu Presiden Rodrigo Duterte dan tentu saja mempersiapkan kontes tersebut sementara.
Berdasarkan informasi dari Instagram Nona Alam Semestaberikut kota-kota di Filipina yang akan dikunjungi para kontestan.
- 14 Januari – Boracay
- 15 Januari – Vigan
- 17 Januari – Cebu
- 18 Januari – Baguio
- 19 Januari – Davao dan Batangas
Selain peragaan busana, temu media, dan acara amal, berikut adalah kegiatan yang dijadwalkan untuk para kandidat. Kami akan terus memperbarui jadwal di bawah ini seiring tersedianya informasi baru.
- 16 Januari 17:30 WIB – Pesta bersama gubernur
- 23 Januari – Lelang Hadiah Nasional; panggilan resmi dengan Presiden Rodrigo Duterte
- 29 Januari – Acara karpet merah
- 30 Januari – Malam terakhir
- Kompetisi kostum nasional
Siapakah wakil Indonesia di Miss Universe?

Seperti setiap tahunnya, negara kita selalu diwakili oleh juara pertama, Puteri Indonesia, di ajang tersebut Nona Alam Semesta.
Kezia Roslin Cikita Warouw berhasil meraih mahkota tahun ini. siapa dia
Kezia merupakan lulusan teknik informatika dari Universitas Esa Unggul. Semasa kuliah, ia bekerja di salah satu bank swasta di Jakarta, sebelum akhirnya memutuskan berhenti dan fokus mengejar mimpinya berkompetisi di kontes kecantikan.
Tinggi badan wanita yang akrab disapa Keke ini berada di atas rata-rata tinggi badan wanita Indonesia, yakni 183 cm. Dengan tubuh langsingnya, Kezia mudah dilihat dan dikenali di kalangan finalis Putri Indonesia lainnya.
Kezia merupakan anak sulung dari empat bersaudara, memiliki dua adik perempuan dan satu adik laki-laki. Orang tuanya, Tenny Hendrik Warouw dan Moudy Ice Tampi, berasal dari Sulawesi Utara.
Indonesia di Nona Alam Semesta

Indonesia ikut serta dalam acara tersebut Nona Alam Semesta sejak tahun 1993, saat itu Puteri Indonesia 1992 Indira Soediro berangkat ke Meksiko, namun hanya sebagai pengamat. Baru pada tahun 1996, Puteri Indonesia 1996 menjadi Alya Rohali Miss Universe Indonesia Pertama.
Setelah hampir satu dekade tidak mengirimkan perwakilan, Indonesia akhirnya kembali menjadi peserta Nona Alam Semesta oleh Puteri Indonesia 2004 Artika Sari Devi dan hingga saat ini Indonesia terus mengirimkan perwakilannya setiap tahunnya.
Sejak dia berpartisipasi dalam acara tersebut Nona Alam Semesta, Indonesia telah mencapai kinerja yang cukup baik. Artika Sari Devi berhasil masuk 15 Besar. Sedangkan Puteri Indonesia 2013 Whulandary Herman berhasil meraih Top 16 dan Best National Costume. Puteri Indonesia 2014 Elvira Devinamira juga berhasil meraih gelar Best National Costume dan tahun lalu Anindya Kusuma Putri berhasil meraih Top 15. Miss Universe 2015.
Semoga Indonesia bisa menorehkan prestasi lagi di tahun ini! —Rappler.com