• April 9, 2026

Seorang penjual kopi di Malang ditangkap karena mengenakan kaos bergambar palu arit

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Siari ditangkap saat membayar pajak STNK. Paul Baloff adalah penyanyi band metal Exodus.

MALANG, Indonesia – Siari hendak membayar pajak kendaraan bermotor (STNK) sepeda motornya saat ditangkap polisi pada Sabtu, 7 Mei.

Dia diperiksa Polres Malang hari ini, Senin, 9 Mei karena mengenakan kaos bergambar palu arit saat membayar pajak STNK, Sabtu pekan lalu.

“Saya membayar pajak STNK pada hari Sabtu yang jatuh tempo pada hari Minggu tanggal 8 Mei. Karena hari Minggu tanggal merah, saya bayar ke Samsat (Sistem Administrasi Terpadu Satu Pintu) di Kepanjen pada Sabtu, 7 Mei, kata Siari kepada media, Senin.

Menurut pengakuannya, usai menyelesaikan urusan pembayaran di Samsat, ia didekati sejumlah pria yang membawanya ke Koramil setempat.

Usai diperiksa di Koramil, Siari kemudian diperiksa di Polsek Kepanjen. Pihak berwenang juga menyita kaos palu arit berwarna abu-abu yang dikenakannya.

“Entah apa yang tertulis di kaosku, aku mendapatkannya dari kakak iparku saat aku bekerja di Surabaya tahun lalu,” akunya.

“Aku hanya memakainya dua kali selama ini.”

Penjual kopi yang putus sekolah saat kelas 3 SD ini mengaku belum bisa membaca dan menulis. Meski pernah mendengar tentang Partai Komunis Indonesia (PKI), Siari tidak mengerti maksud dari gambar palu arit atau alasan ia ditangkap karena mengenakan kaos tersebut.

Kaos yang dikenakannya bertuliskan Keluaran di atas gambar palu arit. Sedangkan di bawahnya ditulis oleh Paul Baloff. Ada juga tanggal 25-4-1960 dan 2-2-2002.

Paul Baloff adalah penyanyi band thrash metal Exodus dari Amerika Serikat. Pria kelahiran 25 April 1960 ini meninggal dunia pada 2 Februari 2002 akibat penyakit stroke yang dialaminya.

Usai diperiksa, Siari harus melapor dua kali dalam seminggu yakni Senin dan Kamis.

Kepala Dusun Mulyorejo Admad Sarman mendampingi Siari hingga tak perlu melapor.

“Saya menemaninya hari ini dengan harapan dia tidak perlu melapor. Karena tidak bisa membaca dan menulis, keluarganya juga tidak ada hubungannya dengan PKI, kata Admad di Polres Malang.

Ditangkap karena TAP MPRS 25/1966 tidak dicabut

Wakil Kapolres Malang Kompol Decky Hermansyah mengatakan, pihak berwenang menanyai Siari soal kepemilikan kaos bergambar palu arit. Pemeriksaan itu dilakukan berdasarkan UU No. 27 Tahun 1999 tentang Perubahan KUHP tentang Kejahatan Terhadap Keamanan Negara.

Menurut Decky, gambaran palu arit juga melanggar keputusan MPRS No. 25 Tahun 1966 tentang pembubaran Partai Komunis Indonesia dan larangan penyebaran keyakinannya.

“Dia tidak paham dengan gambaran palu arit, padahal dia pernah mendengar tentang PKI. “Dia juga tidak punya motivasi untuk mengubah ideologi negara,” kata Decky.

Setelah menjalani sejumlah pemeriksaan, Siari yang merasa khawatir bisa bernapas lega. Ia dibebaskan dari wajib lapor dua kali dalam seminggu, meski kausnya kini telah disita polisi.

“Tidak perlu menjalani wajib lapor, permasalahan sudah selesai,” kata Decky. —Rappler.com

BACA JUGA:

Result HK