Setelah Soekarno, kini Ario Bayu siap memerankan Sultan Agung
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
Ario akan membintangi film terbaru karya sutradara Hanung Bramantyo bertajuk ‘Sultan Agung: Takhta, Perjuangan, Cinta’
JAKARTA, Indonesia — Untuk kedua kalinya, Ario Bayu berkesempatan terlibat dalam film sejarah bertema sejarah yang juga disutradarai oleh sutradara Hanung Bramantyo. Sebelumnya, Ario juga pernah bekerja sama dengan Hanung dalam film Sukarno.
Kini Ario akan mencoba kemampuan aktingnya lagi di film Sultan Agung: tahta, pertempuran, cinta yang akan diproduksi oleh Bioskop Mooryati Suedibyo. Hj. dr. BH. Mooryati Soedibyo, SS, M.Hum sendiri yang akan hadir produser eksekutif Film ini.
Saat Ario mendapat tawaran berperan sebagai Sultan Agung, raja pertama Mataram, Ario mengaku beruntung karena sangat menyukai sejarah. “Jujur SAYA Saya sangat menikmati film sejarah karena minat saya SAYA dalam film sejarah. Sebenarnya kita pergi ke bioskop untuk menonton film, kalau bukan film asing. Semoga film ini mirip dengan Sukarno “Cuma belum tahu bagaimana Mas Hanung mengemasnya,” kata Ario saat ditemui Sasonowiwoho, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa 15 Agustus.
Namun Ario mengaku meski menyukai sejarah, namun pengetahuannya tentang sosok dan sosok Sultan Agung sangat minim. Namun hal itu tidak menjadi kendala mengingat Ario sebenarnya mempunyai peluang untuk memposisikan dirinya sebagai calon penonton film ini di masa depan.
“Bagaimana melakukan SAYA bisakah Anda memberi saya ide. Ada tokoh-tokoh di tahun itu yang berjuang untuk nusantara. Jika kita melihat melalui mata, melalui perasaan, atau melalui membaca buku, kita harus menerimanya. “Masalahnya adalah prosesnya, jadi kami berusaha membentuknya.”
Dengan kembali terlibat dalam film sejarah, Ario mengaku menambah ilmunya. “Asyiknya kita bisa mengetahui sejarah, mengetahui asal muasal kita yang sebenarnya, kita mencari akar dan jati diri. “Kita bisa mengetahui banyak hal dari ketertarikan sejarah.”
Ario pun mengaku siap sepenuhnya untuk terlibat dalam proyek film ini, termasuk berakting dalam adegan aksi yang pastinya akan lebih sulit dari filmnya. Sukarno Sebelumnya. “Sebagai bertarung Tentu saja kami memiliki koreografi, unsur latihan fisik. Secara kebetulan, saya juga sedang syuting Anak-anak kerbau Koreografernya kebetulan dari Perancis, semua krunya dari luar negeri. Saya sangat lelah. Jika kita menyajikannya di Sultan Agung mungkin juga menarik. Kami ingin melihat seni bela diri masa lalu, menyimpan keris atau apalah. Mungkin juga menarik. Kelelahan pasti jadi masalah ya, hanya sedikit menyusahkan. Sukarno itu sulit dari sisi spiritual.”
Dalam film ini, Ario akan beradu akting dengan Yoshi Sudarso yang berperan sebagai Ranger Biru. Ario mengatakan saat ini mereka sedang dalam tahap latihan dan membaca. Nantinya syuting akan dilakukan di berbagai kota di Indonesia, seperti Batam dan Jogja.
Meski berhenti berakting selama dua tahun, Ario kini mengaku siap syuting lagi. Dan keputusannya tersebut tentu mendapat dukungan penuh dari istrinya, Valentine Payen, yang dinikahinya di Prancis pada awal Juli lalu.
(BACA JUGA: Ario Bayu Nikahi Valentine Payen di Prancis)
“Sebenarnya bagaimana dengan istriku? Ha ha ha. Aku malas, kan? bicara secara pribadi ya. Ini berbeda, bukan? Tetapi istriku dia orang baik.” —Rappler.com