• March 23, 2026

SIMAK: Jakarta, dulu dan sekarang

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Hari ini, 22 Juni, usia Kota Jakarta 489 tahun. Bagaimana perubahannya?

JAKARTA, Indonesia—Ibu kota Jakarta genap berusia 489 tahun pada hari ini, 22 Juni. Dalam usianya yang sudah hampir setengah milenium, jelas banyak sekali perubahan yang terjadi di kota ini, baik yang terlihat maupun yang tidak terlihat.

Sebelum hari jadinya pada tahun 1527, Jakarta dikenal dengan nama Sunda Kelapa. Setelah itu, Jakarta berganti nama menjadi Jayakarta (1527-1619), Batavia (1619-1942), hingga akhirnya berganti nama menjadi Jakarta pada masa pendudukan Jepang pada tahun 1942.

Di usia senjanya, kota Jakarta telah mengalami beberapa perubahan sebagai kota metropolitan yang terus berkembang. Berikut perbandingan kota Jakarta dulu dan sekarang.

Monumen Selamat Datang

Monumen yang berada di tengah Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta ini diresmikan pada tahun 1962—bersamaan dengan Hotel Indonesia—saat Jakarta menyambut Asian Games IV. Saat itu, Hotel Indonesia merupakan akomodasi resmi para atlet dan ofisial.

Pasca masa reformasi, Bundaran Hotel Indonesia kerap dijadikan lokasi demonstrasi. Yang nampaknya berubah dari bundaran ini adalah Hotel Indonesia yang kini berada di bawah naungan jaringan hotel internasional Kempinski.

Monumen Nasional

Tempat yang biasa disingkat Monas ini merupakan monumen peringatan setinggi 132 meter yang terletak di Jakarta Pusat, tidak jauh dari Istana Negara, Masjid Istiqlal, Gereja Katedral dan bangunan bersejarah lainnya.

Monas dibuka untuk umum pada bulan Juli 1975, dirancang berdasarkan konsep pasangan abadi; Lingga dan Yoni yaitu simbol kesuburan dan kesatuan harmonis yang saling melengkapi.

Patung Pancoran

Monumen Patung Dirgantara atau yang lebih dikenal dengan Patung Pancoran merupakan salah satu monumen terkenal di Jakarta yang resmi berdiri pada tahun 1966. Monumen ini terletak di Pancoran, Jakarta Selatan, kawasan yang sering dikunjungi oleh para commuter dari Depok, Bogor, dan Bekasi. lebih.

Patung ini melambangkan keperkasaan bangsa Indonesia di bidang penerbangan, mengedepankan kejujuran, keberanian dan semangat yang diperlukan untuk membawa Indonesia menuju kekuasaan.

—Rappler.com

Sumber foto: Ars Magica Arteficii, Kaskus.co.id, Wikicommons, Klub Bahasa Inggris saya, Liburan Trans Global

Hongkong Pools