• March 23, 2026
Tanda panah Jokowi menandai hitungan mundur menuju Asian Games 2018

Tanda panah Jokowi menandai hitungan mundur menuju Asian Games 2018

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Asian Games 2018 akan diselenggarakan pada 18 Agustus – 2 September di Jakarta dan Palembang

JAKARTA, Indonesia – Asian Games 2018 resmi dihitung mundur satu tahun melalui acara Countdown To Asian Games 2018 yang digelar pada 18 Agustus di dua lokasi berbeda, yakni Jakarta dan Palembang. Penghitungan mundur resmi dilakukan oleh Presiden Joko “Jokowi” Widodo.

Berbeda dengan acara pembuka pada umumnya, Jokowi menggelar hitung mundur Asian Games dengan memamerkan kemampuan memanahnya. Mantan Gubernur DKI ini diketahui memiliki hobi memanah dan pernah mengikuti Kejuaraan Panahan Terbuka 2017 di Bogor.

“Dengan mengucap bismillahirohmanirohim, kita menyambut 365 hari menjelang Asian Games ke-18 tahun 2018,” kata Jokowi di hadapan ribuan pengunjung Monas.

Begitu anak panah yang dilempar Jokowi tepat sasaran, pengatur waktu yang dipasang di Jakarta dan Palembang otomatis menghitung mundur waktu hingga hari Asian Games. Di Jakarta, pengatur waktu dipasang di Bundaran Hotel Indonesia.

Untuk memeriahkan acara, panitia juga menghadirkan berbagai artis dari dalam dan luar negeri. Mereka tampil bergantian di Jakarta dan Palembang.

Di antara artis internasional yang tampil adalah Far East Movement dan dua anggota girl grup SNSD Taeyeon dan Hyoyeon. Sedangkan artis house terdiri dari penyanyi Raisa, Peter Pan, Tulus, pendekar Ikke Nurjanah, dan rapper Jflow.

Sasaran Indonesia

Ini kali kedua Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games. Sebelumnya, Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games ke-4 pada tahun 1962.

Sementara itu, 45 negara di Asia akan berpartisipasi dalam penyelenggaraan Asian Games 2018. Panitia juga merasa perlu terus menggalakkan Asian Games karena masih banyak pihak yang melakukan kesalahan dan menyamakannya dengan SEA Games.

Unit Pelaksana Program Emas Indonesia (Satlak Prima) memproyeksikan Indonesia mampu menembus delapan besar Asian Games 2018. Untuk itu, timnas harus mampu meraih emas di 20 cabang olahraga.

“Indonesia berpeluang meraih medali emas di 20 cabang olahraga. Namun perhitungannya masih dinamis dan kami akan terus mengikuti perkembangan selanjutnya, kata Ketua Satlak Prima Achmad Soetjipto di Jakarta. media.

Indonesia baru bisa dikatakan sukses di Asian Games, kata dia, jika tuan rumah mampu meraih peringkat lima hingga sepuluh besar Asian Games.

Jadi kita harus meraih sekitar 16 persen dari total medali emas, ujarnya lagi. – Rappler.com

BACA JUGA: