Tersangka peretas Pakar IT ITB ditangkap
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
Keduanya berprofesi sebagai debt collector
JAKARTA, Indonesia — Tim Jaguar Polres Depok berhasil menangkap dua terduga pelaku penyerangan pakar IT ITB bernama Hermansyah pada Rabu, 12 Juli 2017 dini hari.
“Terduga pelaku penganiayaan atas nama korban Hermansyah kami tangkap di jalan tol pada pukul 01.00 WIB,” kata Kapolresta Depok Kompol Herry Heryawan, Rabu, 12 Juli 2017 di Mapolrestabes Depok.
Kedua pelaku diketahui bernama Laurens Paliyama (31) dan Edwin Hitipeuw (37). Keduanya berfungsi sebagai penagih hutang. Saat ditangkap, Laurens dan Edwin sedang berkendara di sepanjang Jalan Dewi Sartika, Sawangan, Depok.
“Kami mendapat informasi tersangka ini sedang dalam perjalanan pulang dari Bandung menuju Sawangan, kami menunggu mobil yang kami identifikasi lewat, baru kami sergap,” kata AKBP Faizal, Wakil Kapolres Depok.
Penangkapan kedua terduga pelaku ini bermula dari rekaman CCTV Jasa Marga yang dipasang di Tol Jagorawi. Dari rekaman CCTV, wajah kedua pelaku bisa dikenali.
Berbekal informasi tersebut, polisi langsung melakukan pengejaran. Polisi kemudian mengetahui dari informan bahwa kedua pelaku sedang dalam perjalanan dari Bandung menuju Depok pada Rabu malam.
Keduanya berangkat ke Bandung untuk menyembunyikan mobil yang mereka gunakan saat menyerang Hermansyah pada Minggu, 9 Juli dini hari.
Diberitakan sebelumnya, Pakar IT ITB Hermanyah diretas orang tak dikenal saat melintasi Tol Jagorawi pada Minggu dini hari. Saat kejadian, Hermansyah dan istrinya sedang menggunakan mobil Toyota Avanza berwarna putih.
Peristiwa tersebut menyebabkan Hermansyah mengalami sejumlah luka tusuk yang mengharuskannya dirawat di RS Hermina sebelum dipindahkan ke RSPAD.
Penikaman terhadap Hermansyah menyedot perhatian publik karena tampil di acara Indonesia Lawyer Club (ILC). Dalam acara tersebut, Hermansyah menyebut pembicaraan kotor yang diduga dilakukan Rizieq Shihab adalah rekayasa.
(Membaca: Pakar IT ITB ditikam orang tak dikenal di Tol Jagorawi)
Namun polisi meminta masyarakat tidak menghubungkan kasus penikaman tersebut dengan pernyataan Hermansyah di ILC.
Dua pelaku lainnya berburu
Setelah Laurens dan Edwin ditangkap, polisi kini mencari dua terduga pelaku lainnya, yakni ER (20) dan DOM (21). Seperti Laurens dan Edwin, ER dan DOM juga diduga ikut serta dalam konspirasi terhadap Hermansyah.
“Tersangka ada dua orang yang saat ini masih dalam pengejaran tim gabungan,” kata Kompol Polda Metro Jaya Kompol Argo Yuwono di Jakarta, Rabu, 12 Juli 2017..
—Rappler.com