• March 21, 2026
Tiga alasan Kanada ingin memperkuat kerja sama dengan ASEAN

Tiga alasan Kanada ingin memperkuat kerja sama dengan ASEAN

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Situasi keamanan yang stabil di ASEAN menjadi salah satu alasan Kanada ingin memperkuat kerja sama di bidang ini.

BANGKOK, Thailand – Pemerintah Kanada melihat negara-negara anggota ASEAN sebagai mitra kerja sama yang potensial. Mereka akan menambah jumlah perwakilan pemerintah di setiap negara untuk membantu pengusaha mengembangkan bisnisnya di Asia Tenggara.

Duta Besar Kanada untuk ASEAN Marie-Louise Hannan menjelaskan 3 alasan negaranya tertarik melakukan ekspansi ke Asia Tenggara. “Pertama, ada signifikansi geopolitik terhadap apa yang terjadi di ASEAN. Keamanan di sini berdampak besar bagi Kanada,” ujarnya saat membuka ASEAN Reporting Discussion 2017, Bangkok, Kamis, 17 Februari.

Faktor kedua adalah potensi ekonomi. Demografi ASEAN sangat menarik bagi Kanada, dengan jumlah penduduk total 625 juta orang; atau 8,8 persen dari populasi dunia. Sumber daya manusia yang luar biasa ini diprediksi akan menjangkau puluhan juta orang—baik pekerja terampil maupun semi terampil pada tahun 2030.

“Banyak anak muda yang beradaptasi dengan teknologi dan media sosial yang menghubungkan seluruh dunia,” ujarnya. Konektivitas melalui teknologi sangatlah penting agar kita tidak menjadi kelompok tertinggal di dunia yang terus bergerak dan berkembang.

ASEAN juga merupakan mitra dagang yang sangat penting. Pada tahun 2015, nilai perdagangannya mencapai US$21,4 miliar dolar—yang mencakup penjualan barang, jasa, dan investasi.

Terakhir, Kanada melihat banyak orang berada di bawah garis kemiskinan. Hannan menjelaskan, terdapat 120 juta orang yang tersebar di 10 negara yang menjadi sasaran program pembangunan negaranya.

“Kami berusaha memberi mereka akses terhadap pekerjaan dan program untuk meningkatkan kualitas hidup di negaranya masing-masing,” ujarnya.

Oleh karena itu, penting bagi Kanada untuk memahami dan terus berkomunikasi dengan negara-negara anggota ASEAN.

Tahun 2017 juga merupakan tahun ke-40 berlangsungnya dialog kolaboratif antara kedua pihak. Salah satu bentuk keseriusan pemerintah Kanada adalah dengan menempatkan Hannan sebagai duta besar sejak Januari 2016, yang berkantor di Jakarta.

Sebelumnya, tidak ada duta besar khusus Kanada untuk ASEAN. Peran ini dijabat pada tahun 2009 oleh Duta Besar Kanada untuk Indonesia.

Keduanya juga menandatangani beberapa perjanjian kerja sama yang berpengaruh seperti Rencana Kerjasama 2016-2020 dan Implementasi Rencana Kerjasama Bidang Investasi dan Perdagangan 2016-2020.

“Kanada juga baru saja mengumumkan pendanaan sebesar US$17 juta untuk proyek-proyek ASEAN,” ujarnya. Dana tersebut dapat digunakan untuk memerangi terorisme, penanggulangan bencana, keamanan maritim dan mencegah penyelundupan senjata.—Rappler.com

hk prize