Tim tamu ingin mencuri poin
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
Macan Kemayoran siap meredam sayap Kabau Sirah.
JAKARTA, Indonesia – Dua tim yang sama-sama tampil apik di laga perdananya akan bertemu pada laga lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) A. Persija Jakarta yang akan bertanding melawan Semen Padang di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Minggu 8 Mei pukul 18.30 WIB.
SUGBK hari ini dipastikan berwarna oranye. Puluhan ribu suporter Persija siap merayakan dan memberikan ucapan selamat datang kepada tim kesayangannya yang akhirnya tampil di kandang sendiri dan bertarung di ISC.
Jakmania akan menjadi motor penggerak Macan Kemayoran berjuang menaklukkan Semen Padang. Laga ini berlangsung menarik karena kedua tim bermain bagus di laga perdananya.
Persija sukses menahan tuan rumah Persipura Jayapura dengan skor 1-1, sedangkan Semen Padang berhasil membungkam PSM Makassar dengan skor 2-1 di kandang sendiri.
Siap mendapat nilai penuh di SUGBK.#GuePersia#PersijaHuis#Persiaday#TSC2016ID pic.twitter.com/nN3kRxwCh0
— Persija Jakarta (@Persija_Jkt) 8 Mei 2016
Paulo Camargo, pelatih Persija Jakarta, mengakui kondisi timnya semakin kondusif. Ia membuktikan gaya bermain, skema, dan karakter permainan Persija terbentuk dengan tersingkirnya satu pemainnya, Pierre Boya.
Pemain asing asal Kamerun itu memang mempunyai skill dan teknik di atas rata-rata. Sayangnya, ia dinilai staf pelatih kurang mampu mengeksekusi skema permainan dengan baik.
Dengan keyakinan tim semakin membaik, Camargo optimistis Persija bisa meraih tiga poin di SUGBK. Ia sudah menyiapkan strategi untuk meredam permainan Semen Padang yang menurutnya sangat mengandalkan permainan sayap.
“Tim hanya perlu fokus dan bekerja keras sepanjang pertandingan. “Permainan kami semakin baik, kemungkinan meraih tiga poin sangat besar, apalagi karena suporter akan memberikan dukungan yang luar biasa,” kata Camargo, dalam konferensi pers sebelum pertandingan.
Dengan formasi 4-4-2 yang diusung pelatih Semen Padang Nil Maizar, peran sayap sangat dominan. Oleh karena itu, Camargo akan diserahi tugas mematikan sayap Kabau Sirah kepada Ismed Sofyan dan Andik Rendika Rama. Keduanya punya pengalaman, kecepatan, dan jago duel sayap.
Di lini tengah, Camargo tak perlu khawatir karena sosok Hong Soon-Hak nampaknya sudah tampil menawan. Dia bisa menjadi playmaker, gelandang jangkar dan pemilik menembak yang bagus. Oleh karena itu, duel di lini tengah diyakini akan dimenangkan oleh Persija.
Jose Adolfo, striker baru Persija, akan kembali mencoba kemampuannya pada pertandingan berikutnya. Ia akan disokong oleh Ambrizal dan Rezaldi yang mampu menembus area pertahanan lawan.
Semen Padang realistis
3 poin untukku! @TorabikaSCmania: Klasemen sementara #TSC2016A (8 Mei 2016) || Sumber @bola_indonesia pic.twitter.com/S34BvL4uHP“
— Semen Padang FC (@SemenpadangFCID) 8 Mei 2016
Nile menolak untuk dipilih. Ia terang-terangan mengatakan bahwa pertandingan ini tidak bisa hanya didasarkan pada pertandingan pertama saja. Oke, pertandingan pertama kita menang, tapi kali ini berbeda, kita akan bermain melawan tim bagus, tuan rumah yang memiliki pemain setara di semua lini, katanya.
Nil mengaku melihat langsung bagaimana permainan Persija melalui rekaman pertandingan saat menahan imbang Persipura 1-1. Tak hanya kedisiplinan, gaya permainan, skema, dan solidaritas antar lini pun diperlihatkan Macan Kemayoran.
Kunci keunggulan Persija, menurut mantan pelatih timnas itu, adalah kehadiran Soon-Hak. Gelandang asal Korea Selatan itu dipandang sebagai pemain yang mampu mengisi lini tengah Persija. Keras dan disiplin membantu pertahanan, namun juga rajin membantu serangan.
Menanggapi pernyataan Camargo yang menyebut winger Sirah Kabau akan dihentikan, Nil tak mau berkomentar banyak. Ia sudah tidak sabar untuk beradu strategi dengan pelatih asal Brasil itu.
Yang pasti lini depan Semen Padang akan mengandalkan Nur Iskandar dan Marcel DS. Irsyad Maulana dan Niko Simanjuntak akan menjadi ancaman menakutkan dengan kecepatan, kelincahan, dan kreativitas mereka di sayap.
“Pemain tahu apa yang harus dilakukan untuk mengantisipasi strategi lawan di lapangan. Yang terpenting kami siap mencuri poin dari ibu kota, tutupnya.-Rappler.com
BACA JUGA: