Tips mencegah bau mulut saat puasa
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
Apa penyebab bau mulut dan bagaimana cara menghindari bau mulut saat puasa?
Bau mulut bisa menjadi salah satu permasalahan Anda saat berpuasa. Bau mulut dapat membuat Anda tidak nyaman dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Apa sebenarnya penyebab bau mulut dan bagaimana cara menghindari bau mulut saat puasa?
Penyebab bau mulut saat puasa
Saat berpuasa, tubuh dapat menggunakan lemak sebagai sumber energi utama karena cadangan glikogen di hati dan otot yang biasanya menjadi sumber energi sudah habis. Ketika lemak digunakan, tubuh menghasilkan senyawa yang disebut keton. Senyawa ini memiliki bau khas yang dapat tercium pada napas Anda.
Selain itu, kita juga tidak diperbolehkan minum air putih saat berpuasa. Mulut kering juga bisa menyebabkan bau mulut karena saat mulut kering, kadar air liur di mulut berkurang. Padahal, air liur berfungsi menetralkan asam yang dihasilkan dari plak. Air liur juga berperan dalam menghilangkan sel-sel mati yang menumpuk di lidah, gusi, dan pipi. Jika dibiarkan, sel-sel mati tersebut bisa menyebabkan bau mulut.
Makanan dan minuman yang Anda konsumsi saat sahur atau berbuka puasa juga bisa mempengaruhi bau mulut. Makanan yang dicerna akan diedarkan ke seluruh tubuh melalui darah, termasuk paru-paru. Jika Anda mengonsumsi makanan atau minuman yang memiliki aroma yang menyengat, bukan tidak mungkin napas Anda akan berbau tidak sedap.
Tidak menyikat gigi dengan benar juga bisa menyebabkan bau mulut saat berpuasa. Menyikat gigi saja tidak cukup untuk membersihkan mulut. Anda juga harus membersihkan gigi dengan benang, membersihkan gusi, dan membersihkan lidah.
Berikut tips mencegah bau mulut saat berpuasa:
1. Bersihkan mulut secara menyeluruh
- Mulailah dengan menyikat gigi dengan pasta gigi yang mengandung fluor, berfungsi menghilangkan plak dan sisa makanan. Sikat gigi Anda setidaknya selama 2 menit.
- Jangan lupa juga membersihkan lidahmilikmu. Anda bisa menggunakan alat khusus yang dirancang untuk membersihkan lidah. Atau biasanya pembersih lidah terdapat di bagian belakang sikat gigi Anda.
- Setelahnya, gunakan benang gigi untuk membersihkan sela-sela gigi. Area ini seringkali sulit dibersihkan hanya dengan sikat gigi, sehingga dapat menyebabkan penumpukan plak dan menimbulkan bau mulut.
- Anda juga bisa menggunakan obat kumur anti bakteri.
Lakukan semua langkah ini setelah makan sahur dan malam hari sebelum tidur. Jangan hanya menyikat gigi saja karena menyikat gigi hanya mampu membersihkan 60 persen rongga mulut. Konsultasikan dengan dokter gigi Anda untuk memilih jenis pasta gigi, sikat gigi, dan obat kumur yang tepat untuk Anda.
2. Jangan merokok saat sahur
Jika Anda terbiasa merokok setelah makan sahur, sebaiknya mulai biasakan menghentikan kebiasaan tersebut karena tembakau dapat menyebabkan bau mulut.
Merokok juga meningkatkan risiko Anda mengalami masalah pada gusi yang kemudian menyebabkan bau mulut.
3. Minum banyak air
Saat sahur, perbanyak asupan cairan dengan minum air putih. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, mulut kering bisa menyebabkan bau mulut. Pastikan Anda minum cukup cairan sebelum berpuasa.
4. Perhatikan apa yang Anda makan
Hindari mengonsumsi makanan yang berbau menyengat, terutama saat sahur, karena setelah dicerna, makanan tersebut akan diedarkan melalui darah ke seluruh tubuh, termasuk paru-paru, dan pada akhirnya dapat menyebabkan napas Anda berbau tidak sedap. —Rappler.com
Sumber artikel ini berasal dari HaloSehat.comsebuah situs kesehatan yang menyajikan informasi terpercaya dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat Indonesia.